Menteri Daftar 10 Eksportir Minyak Sawit Manipulasi Harga

Ratna D. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 54 dibaca
Bisik.id
Menteri Daftar 10 Eksportir Minyak Sawit Manipulasi Harga

Gambar atau konten salah?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan daftar sepuluh eksportir minyak sawit mentah (CPO) yang diduga melakukan manipulasi harga ekspor. Ia menyatakan, “Ada datanya semua, 10 eksportir terbesar,” di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, pada hari Selasa, 26 Mei 2026.

Di antara sepuluh perusahaan tersebut, dua yang paling menonjol adalah Wilmar Nabati Indonesia dan Musim Mas Group. Menurut Purbaya, data tersebut sudah tersedia tiga bulan sebelumnya. Ia menambahkan, “Data itu sudah ada tiga bulan lalu. (Tindakannya) Nanti kita lihat apa yang terbaik, tetapi yang jelas kita nggak akan membuat perusahaan itu tutup. Dia harus membayar kewajiban sesuai dengan nanti pemeriksaan,” ungkapnya.

Purbaya menjelaskan bahwa para eksportir tidak menyadari bahwa data tujuan ekspornya sudah diambil oleh pemerintah. Mereka mengirim atau menjual CPO ke perusahaan trading di Singapura, lalu mengekspornya lagi ke Amerika Serikat dengan selisih harga hingga 50%. Perekaman ekspor di Indonesia biasanya akurat, namun dokumen transit di Singapura seringkali tidak tepat.

Ia menegaskan, “Mungkin lebih ke transfer pricing ya, di sini benar, di sananya salah. Jadi data ekspor dia lebih rendah daripada yang seharusnya, 50% di bawah, kira‑kira gitu,” jelas Purbaya.

Dengan informasi ini, pemerintah menyiapkan langkah selanjutnya untuk memastikan kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban pajak dan regulasi ekspor.

Menteri KeuanganEksportir Minyak SawitManipulasi HargaWilmar NabatiMusim Mas GroupTransfer PricingPajak Ekspor

Komentar

Memuat komentar...