Menteri Sosial Tegaskan Tanpa Korupsi di Sekolah Rakyat

Maya K. · 2 min baca · 25 menit lalu · 2 dibaca
Bisik.id
Menteri Sosial Tegaskan Tanpa Korupsi di Sekolah Rakyat

Gambar atau konten salah?

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Ipul, mengingatkan para pihak terkait agar tidak ada praktik pungutan liar maupun sogokan dalam proses penerimaan siswa Sekolah Rakyat di Manado, Sulawesi Utara. Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Pengingat ini disampaikan saat kunjungan kerja (kunker) dan dialog dengan calon siswa serta orang tua calon siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 21 di Sentra Tumou Tou Manado pada hari Kamis, 11 Juni 2026. Ia menegaskan bahwa program ini ditujukan khusus bagi keluarga kurang mampu.

"Jangan ada yang memberikan uang, sogok atau titipan, suap-menyuap tidak boleh ada KKN," tegas Gus Ipul di hadapan peserta dialog. Ia menambahkan bahwa SRMP di Manado telah berjalan sejak 1 Juli 2025. Saat ini, sekolah tersebut memiliki 75 siswa dan sedang membuka penerimaan calon peserta didik baru yang data sementara masih dikumpulkan.

Menurut Gus Ipul, Program Sekolah Rakyat merupakan upaya pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas. Ia menegaskan bahwa sekolah ini membuka kesempatan bagi anak-anak kurang mampu untuk mengenyam pendidikan. “Anak-anak harus sukses lewat program ini,” ujarnya.

Gus Ipul juga menyatakan bahwa perkembangan siswa sudah terlihat setelah mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat. Beberapa di antaranya sudah mengikuti Olimpiade Nasional di bidang sains dan matematika. Ia menilai mereka menjadi lebih percaya diri, lebih semangat belajar, lebih berani tampil di atas panggung, dan lebih bugar.

"Siapa tahu salah satu siswa Sekolah Rakyat nantinya menjadi Presiden Republik Indonesia," ujar Gus Ipul. Ia menambahkan bahwa prestasi tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa bersaing ketika memperoleh lingkungan belajar yang baik.

Gus Ipul juga menginformasikan bahwa Sekolah Rakyat permanen sedang dibangun di Kabupaten Minahasa. Ia berharap program ini dapat memutus rantai kemiskinan sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto. “Harapan Pak Prabowo keluarga-keluarga kurang mampu bisa sekolah dengan baik, untuk memutus mata rantai kemiskinan,” tegasnya.

Salah satu siswa SRMP Manado, Yeskry Anggelo, mengungkapkan bagaimana kebutuhan mereka diakomodasi selama bersekolah. Ia mengaku kondisi kehidupannya berubah sejak menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat. “Di rumah kami tidur hanya beralaskan karpet di lantai, kalau di sini (SRMP Manado) sangat terjamin dan bagus. Senang sekali sekolah di sini,” ucapnya.

Dengan adanya program ini, pemerintah berharap anak-anak kurang mampu dapat mengakses pendidikan berkualitas tanpa harus menanggung biaya tambahan. Program Sekolah Rakyat menjadi contoh konkret upaya mengurangi ketimpangan sosial melalui pendidikan.

Gus IpulSekolah RakyatManadoPungutan liarKKNPendidikan berkualitasAnak kurang mampuOlimpiade Nasional

Komentar

Memuat komentar...