7 Makanan Penakluk Asam Urat

Wahyu T. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
7 Makanan Penakluk Asam Urat

Gambar atau konten salah?

Asam urat yang sering kambuh bisa sangat mengganggu. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan memperbaiki pola makan. Memilih makanan dengan nutrisi yang tepat dapat membantu mengendalikan kadar asam urat dalam darah.

Asam urat, atau yang dikenal juga sebagai artritis, adalah kondisi ketika tubuh memiliki terlalu banyak asam urat. Kelebihan ini kemudian membentuk kristal-kristal kecil di persendian. Akibatnya, penderitanya merasakan nyeri, terutama saat sendi yang terkena disentuh, hingga rasa kaku yang tidak nyaman.

Jika tidak ditangani, asam urat bisa membuat seseorang benar-benar drop. Untuk mencegahnya, langkah pertama adalah menghindari makanan tinggi purin. Beberapa contohnya adalah jeroan, ikan teri, jamur, dan kembang kol.

Selain menghindari, ada juga makanan yang justru dianjurkan. Informasi ini dirangkum dari Times of India pada 25 Maret 2019. Berikut beberapa di antaranya:

  • Apel. Buah ini mengandung asam malat. Asam malat dipercaya bisa menetralkan asam urat yang ada di aliran darah. Makan apel secara rutin bisa menjadi kebiasaan baik.
  • Aneka buah berry. Strawberry dan blueberry punya sifat antiinflamasi. Artinya, buah ini bisa membantu mencegah kadar asam urat yang terlalu tinggi dalam darah. Rasanya yang segar juga menjadi nilai plus.
  • Makanan tinggi vitamin C. Vitamin C disebut bisa membantu 'menghancurkan' asam urat dan mengeluarkannya dari tubuh. Sumber vitamin C yang baik antara lain kiwi, jambu biji, jeruk, lemon, tomat, dan sayuran berdaun hijau.
  • Makanan tinggi serat. Serat tidak hanya baik untuk pencernaan. Serat juga bisa menyerap asam urat dan membantu mengeluarkan kelebihannya melalui ginjal. Beberapa pilihan makanan berserat tinggi adalah apel, jeruk, brokoli, gandum, dan wortel.
  • Pisang. Buah lembut dan manis ini juga punya manfaat. Pisang dipercaya dapat menurunkan kadar asam urat yang berlebih dalam tubuh.
  • Teh hijau. Minum teh hijau setiap hari bisa menjadi cara yang enak untuk mengontrol asam urat. Teh hijau membantu menurunkan risiko seseorang terkena gout, bentuk lain dari radang sendi akibat asam urat.
  • Produk susu rendah lemak. Susu, keju, atau yogurt yang rendah lemak juga dianjurkan. Sifatnya yang rendah lemak dipercaya bisa mencegah kadar asam urat tinggi dalam darah.

Intinya, mengatur asupan makanan adalah kunci utama. Menghindari makanan tinggi purin dan memperbanyak konsumsi buah, sayur, serta makanan berserat bisa membantu mengelola asam urat. Namun, jika gejala sudah parah, konsultasi dengan dokter tetap diperlukan.

asam uratmakananpurinpencegahanbuahseratvitamin C

Komentar

Memuat komentar...