Merangin Naik 5,13% Tahun 2025, PAD Melebihi Target 104,64%

Bayu K. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 51 dibaca
Bisik.id
Merangin Naik 5,13% Tahun 2025, PAD Melebihi Target 104,64%

Gambar atau konten salah?

Kinerja ekonomi Kabupaten Merangin pada tahun 2025 menunjukkan tren positif, tumbuh sebesar 5,13% dan melebihi rata‑rata nasional. Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menembus 104,64% target, setara dengan Rp161,7 miliar.

"Keberhasilan ini merupakan buah dari konsistensi program pembangunan di tengah keterbatasan ruang fiskal daerah," kata Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, dalam keterangan tertulis yang diterima pada 31 Maret 2026.

Data pencapaian ini didapat dari Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) yang disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Merangin pada 30 Maret 2026.

Pertumbuhan ekonomi ini tidak hanya menembus rata‑rata provinsi Jambi sebesar 4,93%, tetapi juga melampaui pertumbuhan nasional yang tercatat 5,11%.

"Capaian tersebut mencerminkan penguatan fundamental ekonomi daerah, ditopang oleh aktivitas sektor riil yang tetap bergerak di tengah tantangan global. Pemerintah daerah dinilai mampu menjaga stabilitas sekaligus mendorong produktivitas di berbagai sektor unggulan," ujar Khafid.

Selama kepemimpinan Bupati M Syukur, angka 5,13% menempatkan Merangin sebagai salah satu daerah dengan kinerja impresif di tingkat regional. Angka ini juga menunjukkan daya tahan ekonomi lokal dalam menghadapi tekanan eksternal, termasuk ketidakpastian global yang masih berlangsung.

Di sisi fiskal, realisasi PAD mencapai 104,64% atau sekitar Rp161,7 miliar, menandakan optimalisasi pendapatan daerah berjalan efektif. Peningkatan ini tidak lepas dari upaya intensifikasi dan ekstensifikasi sumber‑sumber pendapatan, serta perbaikan tata kelola keuangan daerah.

Lonjakan signifikan terlihat pada sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan. Jika pada tahun 2024 sektor ini hanya tumbuh 2,77%, pada tahun 2025 melesat tajam menjadi 5,55%.

"Sektor pertanian kembali menjadi tulang punggung yang tangguh. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kebijakan penguatan ekonomi kerakyatan berjalan di jalur yang tepat," ujar Wabup A. Khafid.

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi, kualitas hidup masyarakat Merangin juga menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik menjadi 73,41 poin, meningkat dari tahun 2024 yang sebesar 72,65 poin.

Namun, pemkab mencatat perlambatan pada sektor akomodasi dan makan minum yang hanya tumbuh 3,24% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 7,78%.

Dari sisi keuangan, performa makro ini didukung oleh realisasi Pendapatan Daerah mencapai Rp1,495 triliun atau 98,37% dari target.

"Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan potret kemajuan pembangunan (progres report) yang telah kita capai bersama," tambah Wabup.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Merangin terus mendorong inovasi dalam pengelolaan potensi daerah, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, hingga perdagangan dan jasa. Langkah ini diyakini menjadi faktor penting dalam menjaga laju pertumbuhan ekonomi tetap positif.

Data ini menegaskan bahwa ekonomi Merangin tetap kuat, didorong oleh pertumbuhan sektor riil, disiplin fiskal, dan program pembangunan yang konsisten. Peningkatan IPM dan pendapatan daerah menunjukkan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Kinerja Ekonomi MeranginPertumbuhan 5,13%PAD 104,64%Sektor PertanianIPM 73,41FiskalPembangunan DaerahProduktivitas

Komentar

Memuat komentar...