MIND ID Raih Mandaya Award 2026

Wulan M. · 3 min baca · 1 jam lalu · 17 dibaca
Bisik.id
MIND ID Raih Mandaya Award 2026

Gambar atau konten salah?

MIND ID baru saja menerima penghargaan Anugerah Mandaya Award 2026. Penghargaan ini diberikan dalam kategori Badan Usaha/Perusahaan. Acara tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.

Penghargaan diberikan karena MIND ID dinilai konsisten menjalankan program pemberdayaan masyarakat. Program-program itu fokus pada penguatan ekonomi daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan dukungan terhadap kebutuhan sosial dasar. Semua ini merupakan bagian dari upaya Grup MIND ID dalam menjalankan mandat Pasal 33 ayat (3) UUD 1945. Pasal itu mengamanatkan bahwa kekayaan alam Indonesia harus dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Bersama seluruh anggota grup, MIND ID dianggap proaktif dalam mengapresiasi, menyemangati, dan mengakselerasi pemberdayaan masyarakat. Langkah ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Wakil Direktur Utama MIND ID Dany Amrul Ichdan menyampaikan, pengelolaan kekayaan mineral nasional tidak hanya berorientasi pada peningkatan nilai tambah sumber daya alam. Lebih dari itu, juga harus menciptakan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat secara luas.

"Karena itu, kami bersama seluruh anggota grup terus mendorong pemberdayaan masyarakat dengan harapan masyarakat daerah mampu menggerakkan ekonomi secara mandiri, menciptakan peluang, dan meningkatkan nilai manfaat bagi daerahnya," ujar Dany dalam keterangan tertulis, Rabu (28 Oktober 2026).

Pemberdayaan masyarakat dijalankan melalui berbagai program. Program-program itu mencakup penguatan usaha mikro dan kecil (UMK), peningkatan akses dan kualitas pendidikan, serta pembangunan sarana dan layanan sosial. Pendekatan ini diarahkan agar masyarakat memiliki kapasitas dan kesempatan yang lebih baik untuk mengembangkan potensi lokal, meningkatkan kualitas hidup, dan membangun kemandirian ekonomi.

Pada aspek ekonomi, sepanjang 2025 Grup MIND ID menjangkau dan membina 1.027 UMK melalui berbagai program pengembangan kapasitas usaha. Dari jumlah itu, sebanyak 473 UMK memperoleh dukungan untuk memperluas akses pasar. Sementara itu, 222 unit usaha didukung melalui penyediaan sarana dan prasarana. Dari berbagai upaya tersebut, sebanyak 80 mitra binaan berhasil naik kelas.

Di bidang pendidikan, kontribusi Grup MIND ID cukup signifikan. Mereka memberikan beasiswa kepada 5.322 orang. Pelatihan diberikan kepada 408 guru. Pendampingan belajar menjangkau 13.388 siswa. Pelatihan keterampilan diikuti 1.944 orang. Selain itu, ada peningkatan sarana pendidikan sebanyak 389 unit.

Untuk mendukung kualitas hidup masyarakat, Grup MIND ID juga menjalankan program sosial. Program ini mencakup peningkatan sarana prasarana sosial dan keagamaan, penyediaan akses air bersih, layanan kesehatan masyarakat, serta bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana dan memiliki rumah tidak layak huni.

Sepanjang 2025, implementasi di bidang ini meliputi peningkatan 683 unit sarana prasarana sosial dan keagamaan. Bantuan tanggap darurat bencana disalurkan di 65 titik. Penyediaan akses air bersih dilakukan di 78 titik. Sebanyak 63.568 paket sembako disalurkan. Layanan kesehatan diberikan kepada 24.141 orang. Peningkatan dilakukan pada 54 unit sarana kesehatan. Perbaikan dilakukan terhadap 49 rumah tidak layak huni.

Grup MIND ID tidak hanya berfokus pada dukungan ekonomi. Mereka juga mencakup penguatan kapasitas manusia dan peningkatan kualitas hidup. Melalui pendekatan yang saling melengkapi, program-program ini diharapkan dapat memperkuat fondasi kemandirian masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Dany menjelaskan, program pemberdayaan yang dijalankan anggota Grup MIND ID disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, potensi daerah, serta kearifan lokal, termasuk adat dan budaya setempat. Pendekatan tersebut penting agar program yang dijalankan relevan dengan kondisi masyarakat dan mampu memberikan manfaat secara berkelanjutan. Dengan mengoptimalkan potensi lokal dan memperkuat kapasitas masyarakat, program mampu membuka peluang bagi masyarakat untuk berkembang secara mandiri dalam jangka panjang.

"Bagi MIND ID, pengelolaan dan pengolahan mineral bukan sekadar menciptakan nilai ekonomi, melainkan juga menghadirkan manfaat yang inklusif melalui keterlibatan masyarakat di daerah. Kami ingin kekayaan alam Indonesia turut menjadi penggerak kemajuan ekonomi dan membangun kehidupan yang lebih sejahtera dan berkeadilan di seluruh pelosok negeri," pungkas Dany.

Penghargaan ini menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat menjadi prioritas utama bagi MIND ID. Program-program yang dijalankan tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga berorientasi pada kemandirian. Data menunjukkan bahwa ribuan UMK, pelajar, guru, dan penerima manfaat lainnya telah tersentuh program ini. Pendekatan yang disesuaikan dengan potensi lokal dan kearifan budaya setempat menjadi kunci agar manfaat yang diberikan bisa berkelanjutan. Dengan demikian, pengelolaan sumber daya alam tidak hanya menghasilkan nilai tambah ekonomi, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang luas bagi masyarakat di daerah.

MIND IDAnugerah Mandayapemberdayaan masyarakatUMKpendidikankemandirian ekonomi

Komentar

Memuat komentar...