Monyet Serang Balita, Anak Lain Luka Parah di Pamekasan
Gambar atau konten salah?
Pamekasan, Dusun Togur Laok, Desa Sotabar, menjadi saksi tragedi pada 31 Maret 2026. Seorang balita berusia lima tahun, Muhammad Kenzi, tewas setelah diserang monyet tetangganya, Saiful. Monyet tersebut lepas dari rantai pada waktu magrib, dan pemiliknya memulai pencarian namun tidak menemukannya.
Hari berikutnya, 1 April 2026, sekitar pukul 11.00 WIB, tiga anak pulang sekolah dan bermain di rumah pamannya. Wanda berusia enam tahun, Kanza tujuh, dan Kenzi lima. Saat bermain, monyet yang sebelumnya lepas muncul kembali. Serangan terjadi secara brutal.
Wanda dan Kanza melompati pagar rumah, menghindari serangan. Kenzi, yang lebih kecil, tidak bisa melewati pagar. Ia berlari menuju kamar di samping rumah, namun pintu kamar terkunci, menjadikannya sasaran monyet. Hasilnya, Kenzi terluka serius dengan sobekan di paha kanan akibat gigitan.
Korban segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. "Korban sempat mendapatkan pertolongan dan dibawa ke Rumah sakit Waru, namun nyawanya tidak tertolong," kata Kapolsek Pasean, AKP Gunarto, pada 2 April 2026. Monyet itu kemudian ditangkap oleh pemiliknya, Saiful, saat kembali ke rumah. Dengan emosi tinggi, ia membunuh monyet peliharaannya.
Saiful mengungkapkan, "Sudah mati dibunuh oleh pemiliknya. Monyetnya memang kembali ke pemiliknya," lanjutnya. Polsek Pasean telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Namun penyelidikan terhambat karena keluarga korban menolak autopsi.
Hingga kini, kepolisian menunggu hasil musyawarah kedua belah pihak, dimediasi oleh kepala desa setempat. Kasus ini menyoroti risiko hewan peliharaan di lingkungan rumah tangga dan pentingnya pengawasan ketat terhadap hewan yang dapat melarikan diri.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
1.198 Jemaah Malang Kembali Dari Haji 2026, Tertib, Efisien
PENS Dorong Perguruan Tinggi Jadi Solver Masalah Sosial
PPDB Kota Malang: Proses Tetap, Zonasi Radius Lurus
Puluhan Siswa SMAN 1 Kokop Dilarikan ke Puskesmas Karena MBG
Jatim Siapkan Modifikasi Cuaca, Tunggulah BMKG, 150 Juta
Fakta Tingkatan Puasa Muharram: 9, 10, dan 11 Hari
Berita Terbaru
1.198 Jemaah Malang Kembali Dari Haji 2026, Tertib, Efisien
Verdonk Tiba Terlambat, Herdman Pastikan Main di Garuda
Kementerian Energi Tinjau Penundaan Batu Bara China PT DSI
Muharram: Bulan Mulia, Pahala Ganda bagi Semua Muslim
PENS Dorong Perguruan Tinggi Jadi Solver Masalah Sosial
Marselino Absen, Timnas Siap Hadapi Oman 04 Juni Di SUGBK
Konate Lenyap, Liverpool Siap Terima Pengunduran Pada Awal Juni
PB ESI Pilih 7 Atlet DOTA 2 ke Esports Nations Cup 2026
GPOS Lite: Digitalisasi Apotek dengan Dukungan Lapangan
