Morgan Rogers Bocorkan Harmoni di Skuad Timnas Inggris
Gambar atau konten salah?
Timnas Inggris sering mendapat kritik dari luar. Tapi di dalam tim, suasana tetap hangat. Morgan Rogers, pemain yang membela The Three Lions, memberi sedikit bocoran soal keharmonisan di skuad.
Inggris sudah melangkah ke perempatfinal Piala Dunia 2026. Mereka menang 3-2 atas Meksiko. Selanjutnya, pasukan Thomas Tuchel akan menghadapi Norwegia di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, pada Minggu, 12 Juli 2026 pagi WIB.
Perjalanan Inggris di turnamen ini dimulai dengan kemenangan atas Kroasia di fase grup. Lalu mereka bermain imbang tanpa gol melawan Ghana. Banyak yang menganggap permainan Inggris payah saat membongkar pertahanan lawan. Tapi The Three Lions kemudian bangkit. Mereka mengalahkan Panama 2-0 dan menjadi juara grup. Di babak 32 besar, Inggris kembali mendapat sorotan. Meski sempat tertinggal, mereka mampu comeback dan menang 2-1 atas Republik Demokratik Kongo.
Morgan Rogers menjelaskan bahwa di dalam skuad, semua pemain sangat kompak. Tidak ada yang peduli dari klub mana mereka berasal. Contohnya, Declan Rice dan John Stones sering bercanda pura-pura cedera. Padahal mereka adalah rival di klub. Sepanjang musim 2025/2026, Rice bermain untuk Arsenal dan Stones di Manchester City. Kedua klub bersaing ketat memperebutkan gelar Premier League sampai akhir musim.
"Kami bersaing di liga sepanjang 38 pertandingan. Anda lalu datang ke sini dan melupakan semuanya. Kami tidak saling memandang klub," kata Morgan Rogers.
"Kami hampir lupa setiap orang bermain untuk apa. Ini semua tentang bersatu sebagai kesatuan dan grup ini cukup konsisten dalam setahun terakhir."
"Ini bukan hal baru, tidak banyak wajah baru. Menurut saya itulah yang ditekankan oleh pelatih sejak awal dan Anda bisa melihat itu terwujud dalam pertandingan dan momen besar dan tentu saja dalam perayaan setelahnya yang juga konyol. Jadi, dari sisi suasananya bagus," tegasnya.
Kekompakan ini menjadi modal penting bagi Inggris. Mereka tidak hanya bermain untuk klub masing-masing. Tapi untuk satu tujuan bersama di Piala Dunia 2026.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
