Motor Besar Indonesia DKI Rayakan 7 Tahun Persaudaraan Biker
Gambar atau konten salah?
Motor Besar Indonesia (MBI) DKI Jakarta merayakan hari jadi ke‑7 pada 12 April 2026 di Jakarta. Acara ini menampung ratusan biker dari berbagai komunitas, termasuk Police Owners Group (POG), Harley Owners Group (H.O.G.), Anak Elang Jakarta Chapter, HOGERS Indonesia, dan Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) dari seluruh wilayah. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi bagi pecinta motor besar di Indonesia.
Rangkaian acara dimulai dengan rolling thunder yang menembus kawasan Asia Afrika menuju Gatot Subroto. Lebih dari seratus biker mengikuti perjalanan tersebut, yang berlangsung tertib dengan MBI DKI Jakarta bertindak sebagai road captain. Ketua Dewan Kehormatan MBI, Bambang Soesatyo, turut hadir dan menyemarakkan suasana.
Don Alwiciano, Ketua MBI DKI Jakarta, menjelaskan bahwa komunitas ini telah menjalani persaudaraan selama tujuh tahun. “MBI DKI Jakarta telah menjalani persaudaraan dalam klub dan dengan penggemar motor kubikasi besar selama tujuh tahun, karena itu sesuai dengan tema HUT ‘7 Years of Passion and Ride’, kami hendak merayakan dan mengungkapkan rasa syukur kami atas persaudaraan dan keakraban yang terjalin melalui kesamaan hobi ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Acara ini diadakan bertepatan dengan Halal bihalal setelah bulan Ramadan. Kami sangat menghargai ratusan biker sahabat yang menyempatkan diri untuk hadir, sehingga acara ini dapat menjadi wadah silaturahmi antar komunitas motor besar di Indonesia.”
Christophorus Widiatmono, Ketua Panitia sekaligus Wakil Ketua MBI DKI Jakarta, menegaskan pentingnya kekompakan. “Kegiatan ini adalah bukti bahwa rasa persaudaraan dan saling menghargai dapat menjadi dasar kerja sama yang kuat dan saling menularkan hal yang baik ke depannya,” katanya.
Selain berkumpul, MBI DKI Jakarta aktif dalam kegiatan sosial dan edukasi keselamatan berkendara. Komunitas ini rutin menggelar bakti sosial serta pelatihan safety riding bagi anggotanya. Don Alwiciano menjelaskan, “Salah satu kegiatan rutin kami adalah safety riding course untuk seluruh anggota.” Ia juga menekankan nilai disiplin di jalan, “Kami ingin terus mengobarkan semangat saling menghormati antara sesama pengguna jalan, serta disiplin dan taat berlalu lintas, salah satunya dengan menerapkan no sirene, no strobo.”
Inisiatif no sirene, no strobo menjadi pesan penting bagi komunitas moge untuk menciptakan lalu lintas yang lebih tertib dan saling menghargai. Langkah ini menunjukkan bahwa komunitas motor besar tidak hanya identik dengan hobi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial di jalan raya.
MBI kini memiliki lebih dari 18 chapter di seluruh Indonesia, dengan anggota yang semakin beragam, termasuk generasi muda. Ke depan, MBI DKI Jakarta berencana terus menggelar berbagai kegiatan positif, mulai dari touring hingga aktivitas olahraga bersama.
Acara ke‑7 ini menegaskan bahwa persaudaraan, disiplin, dan tanggung jawab sosial tetap menjadi inti komunitas motor besar di Indonesia. Dengan lebih dari satu puluh anggota di setiap chapter, MBI DKI Jakarta menunjukkan bahwa komunitas ini mampu bersatu dalam merayakan passion dan ride, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di jalan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SilatuRide 2026: Komunitas Motor Fokus Keselamatan Jalan
Jambore Nasional V & Anniversary XIX ID42NER Berpadu di PIK 2
Inkverse 2026: Festival Tato & Harley Bersatu di Jakarta
Pengendara Ducati Berkumpul di Bali We Ride As One 2026
Komunitas Motor Jadi Jembatan Persatuan di Tengah Polarisasi
JMC Selama 4 Hari Touring Yamaha Nmax ke Lampung Indonesia
Berita Terbaru
Brusky 125 di Jakarta Fair, Hadapi Honda Vario Fitur USB
Workshop UMKM Jambi: Inovasi Produk Kuliner Berbahan Sawit
Hari Donor Darah Sedunia 2026: Setetes Kemanusiaan, Selamatkan
Pegadaian Mengajar: Mahasiswa UMI Pelajari Investasi Emas
Antonio Gracias Jadi Saham Kedua SpaceX, Rp 1 Triliun
Unesa Buka Jalur Non Tes Rapor 10‑22 Juni 2026 SMA, MA, SMK
BBM Non‑Subsidi Naik Rp 16.250/17.000, Warga Terkejut
