MR.D.I.Y. Ajak 8.600 Anak Ikuti STEM Kit Serentak

Ayu W. · 3 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
MR.D.I.Y. Ajak 8.600 Anak Ikuti STEM Kit Serentak

Gambar atau konten salah?

Perayaan Hari Anak Nasional pada Juli 2026 menjadi momen bagi MR.D.I.Y. Indonesia untuk memperluas jangkauan program edukasi bertajuk 'Menginspirasi Generasi Inovator'. Program ini berupa roadshow yang membawa perlengkapan STEM Kit ke berbagai kota. Sepanjang bulan Juli, lebih dari 8.600 anak di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Banyumas telah mengikuti kegiatan tersebut.

STEM sendiri merupakan singkatan dari Science, Technology, Engineering, dan Mathematics. Konsep pembelajarannya menekankan pada aktivitas interaktif dan menyenangkan. Tujuannya, anak-anak bisa memahami sains dengan cara yang lebih konkret. Mereka diajak untuk mengembangkan rasa ingin tahu, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan memecahkan masalah sejak usia sekolah.

Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia, Edwin Cheah, mengatakan bahwa momen Hari Anak Nasional menjadi pendorong untuk memperluas komitmen perusahaan. "Program 'Menginspirasi Generasi Inovator' merupakan upaya kami dalam membawa akses pembelajaran STEM lebih dekat dengan keluarga Indonesia, sehingga anak-anak dapat belajar melalui pengalaman langsung yang menyenangkan, interaktif, dan mudah diakses," ujarnya dalam keterangan tertulis pada Kamis, 23 Juli 2026.

Edwin menambahkan, "Dengan memberikan akses pembelajaran STEM sejak dini, kami berharap inisiatif ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, serta minat belajar anak yang menjadi bekal penting bagi lahirnya talenta STEM Indonesia di masa depan."

Psikolog Klinis dan Play Therapist, Hertha Christabelle Hambalie, M.Psi., Psikolog, turut memberikan pandangannya. Menurutnya, permainan berbasis STEM sangat penting bagi perkembangan anak. Aktivitas ini membantu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kreativitas. Lebih dari itu, permainan STEM juga membangun kepercayaan diri anak melalui pengalaman belajar yang menyenangkan.

"Bermain adalah cara anak memahami dunia. Aktivitas belajar sambil bermain melalui praktik STEM memberikan stimulasi yang kaya untuk membangun konsistensi, sikap pantang menyerah, dan kepercayaan diri anak," kata Hertha.

Di Jakarta, pelaksanaan roadshow STEM Kit dilakukan bekerja sama dengan lembaga nirlaba Indonesia Mengajar. Kegiatan digelar di empat ruang publik: Taman Mini Indonesia Indah, Perpustakaan Nasional, Perpustakaan Jakarta, dan Tebet Eco Park. Sekitar 500 anak berusia 6 hingga 15 tahun ikut serta dalam kegiatan ini.

Sementara itu, untuk wilayah di luar Jakarta, jangkauannya jauh lebih luas. Di Bandung, roadshow STEM Kit menjangkau sekitar 5.800 anak yang tersebar di 10 sekolah. Di Kabupaten Banyumas, kegiatan ini menyasar 1.000 anak dari tiga sekolah. Sedangkan di Surabaya, sekitar 300 anak dari tiga sekolah ikut berpartisipasi.

MR.D.I.Y. Indonesia juga menjalin kerja sama dengan grup maskapai penerbangan Sriwijaya Air Group. Pada 23 Juli 2026, sebanyak 1.000 anak yang melakukan penerbangan mendapatkan STEM Kit sebagai hadiah spesial.

Hertha mengapresiasi pendekatan yang digunakan dalam STEM Kit ini. Menurutnya, perlengkapan tersebut dirancang sesuai dengan tingkat usia dan kemampuan anak. Inisiatif ini tidak hanya memberikan pengalaman edukatif, tetapi juga memperkuat ikatan emosional antara anak dan orang tua. Proses komunikasi, kerja sama, dan eksplorasi bersama menjadi lebih intens.

"Aktivitas ini akan sangat membantu keluarga Indonesia karena memungkinkan anak belajar sambil bermain, mengasah kreativitas, sekaligus menjadi momen bagi orang tua untuk lebih dekat dengan anak melalui proses bereksplorasi yang bermakna," jelasnya.

Program 'Menginspirasi Generasi Inovator' sebenarnya sudah dimulai sejak April 2026. Peluncuran perdananya dilakukan di Waingapu, Sumba Timur. Melalui program ini, MR.D.I.Y. Indonesia ingin memperkuat perannya. Bukan sekadar peritel perlengkapan rumah tangga, tetapi juga mitra bagi keluarga Indonesia dalam mendukung proses belajar, kreativitas, dan tumbuh kembang anak.

Program ini berada di bawah payung program yang lebih besar, yaitu MR.D.I.Y. Untuk Indonesia. Perusahaan juga menjalankan berbagai inisiatif lain yang mendukung dunia pendidikan. Salah satunya adalah program Teaching Factory. Program ini menghubungkan pembelajaran vokasi dengan pengalaman industri nyata. Tujuannya meningkatkan kompetensi siswa dan guru di SMKN 1 Katapang, Bandung.

"Sebagai perusahaan ritel yang dekat dengan kebutuhan keluarga, MR.D.I.Y. Indonesia terus berkomitmen untuk memperluas akses terhadap produk-produk esensial yang dapat menciptakan dampak positif, termasuk dalam mendukung pendidikan anak Indonesia," pungkas Edwin.

Secara keseluruhan, inisiatif ini menunjukkan bagaimana sebuah perusahaan ritel memanfaatkan jangkauannya untuk mendukung pendidikan. Dengan menggandeng lembaga nirlaba dan maskapai penerbangan, program STEM Kit menjangkau anak-anak di berbagai lokasi, dari ruang publik di Jakarta hingga sekolah-sekolah di kota lain. Fokusnya tetap pada pembelajaran langsung yang interaktif, bukan sekadar pemberian barang.

Hari Anak NasionalSTEM KitMenginspirasi Generasi Inovatorroadshowedukasianakkreativitas

Komentar

Memuat komentar...