MR.D.I.Y. Buka 202 Toko Baru Sepanjang 2026

Sinta R. · 3 min baca · 51 menit lalu · 23 dibaca
Bisik.id
MR.D.I.Y. Buka 202 Toko Baru Sepanjang 2026

Gambar atau konten salah?

Belanja kebutuhan rumah tangga kini tidak lagi menjadi masalah bagi masyarakat di luar Pulau Jawa. MR.D.I.Y. Indonesia terus memperluas jangkauan dengan membuka gerai baru di berbagai wilayah, seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Perusahaan ritel ini berhasil menambah 72 toko baru selama periode Juli hingga September 2026. Secara keseluruhan, sejak Januari hingga September 2026, sudah ada 202 toko baru yang dibuka. Angka ini mencapai 75 persen dari target tahunan yang ditetapkan, yaitu membuka setidaknya 270 gerai baru sepanjang tahun ini.

Hingga akhir September 2026, total jaringan MR.D.I.Y. Indonesia telah mencapai 1.416 toko yang tersebar di seluruh penjuru negeri. Rata-rata, perusahaan ini membuka lebih dari 20 toko setiap bulannya. Meskipun Jawa dan Sumatera masih menjadi pasar utama, fakta menarik muncul pada kuartal ketiga. Sebagian besar toko baru justru dibuka di Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Kemampuan perusahaan dalam memilih lokasi yang strategis menjadi kunci utama untuk terus menambah jumlah toko secara konsisten.

Setiap gerai MR.D.I.Y. Indonesia menawarkan lebih dari 18.000 jenis produk. Semua produk ini terbagi ke dalam sepuluh kategori berbeda. Konsep ini memungkinkan pelanggan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan rumah tangga hanya dalam satu tempat. Tiga nilai utama, yaitu Hemat, Lengkap, dan Dekat, menjadi pedoman utama dalam menentukan variasi produk dan strategi perluasan usaha.

Bukan Sekadar Jumlah Toko

Perubahan tidak hanya terjadi pada jumlah toko. Tampilan fisik gerai MR.D.I.Y. juga mengalami pembaruan. Pelanggan masa kini tidak hanya mencari harga murah, tetapi juga kenyamanan saat berbelanja. Setelah format baru yang diterapkan di beberapa toko hasil renovasi mendapat sambutan positif, MR.D.I.Y. berencana menerapkan format serupa di toko-toko freestanding atau toko yang berdiri sendiri yang akan dibuka selanjutnya.

Salah satu contohnya bisa dilihat di toko ke-1.400 MR.D.I.Y. yang berlokasi di Tebet, Jakarta Selatan. Ruang belanja di sana dibuat lebih terang dan luas. Meskipun begitu, konsep harga hemat yang menjadi ciri khas MR.D.I.Y. tetap dipertahankan.

Dampak pada Lapangan Pekerjaan

Penambahan jumlah toko secara langsung membuka lebih banyak lapangan kerja. Bertepatan dengan ulang tahun MR.D.I.Y. Indonesia yang kesembilan pada September 2026, perusahaan ini terus tumbuh bersama para pemasok lokal, karyawan, dan komunitas di sekitarnya. Perusahaan telah menjalin kemitraan dengan berbagai pemasok lokal dan mempekerjakan lebih dari 13.000 karyawan di seluruh Indonesia. Sepanjang tahun 2026 hingga saat ini, lebih dari 1.000 lapangan kerja baru tercipta melalui pembukaan toko-toko baru.

Melalui inisiatif yang disebut MR.D.I.Y. Untuk Indonesia, perusahaan berkomitmen menjalankan program-program berkelanjutan. Program ini berlandaskan tiga pilar utama. Pertama, Pemberdayaan Perempuan dan Anak. Kedua, Keberlanjutan Lingkungan. Ketiga, Pemberdayaan UMKM. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain menyalurkan perangkat pembelajaran sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) kepada para pelajar. Selain itu, ada juga pelatihan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memfasilitasi kegiatan daur ulang untuk para pelanggan.

"Setiap pembukaan toko baru menciptakan lapangan kerja, membuka peluang bagi pemasok lokal, dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekitar. Pertumbuhan seperti itulah yang ingin terus kami wujudkan di Indonesia," kata Presiden Direktur MR.D.I.Y. Indonesia, Edwin Cheah, dalam keterangan resminya pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Ekspansi besar-besaran ini didukung oleh kinerja keuangan yang solid. Pada sembilan bulan pertama tahun 2026, pendapatan PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) tumbuh sebesar 24,5 persen menjadi Rp7,2 triliun. Laba bersih perusahaan juga naik 12,9 persen menjadi Rp894,3 miliar.

Perluasan jaringan toko yang agresif ke luar Jawa, terutama Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, menunjukkan bahwa pasar di wilayah tersebut mulai matang dan memiliki potensi besar. Strategi ini tidak hanya meningkatkan pendapatan perusahaan, tetapi juga menciptakan efek ekonomi langsung, seperti lapangan kerja dan kemitraan dengan pemasok lokal. Pertumbuhan pendapatan dan laba yang solid menjadi bukti bahwa model bisnis ini berjalan efektif.

ekspansigerai baruMR.D.I.Y. Indonesialapangan kerjakebutuhan rumah tanggapemasok lokalKalimantan

Komentar

Memuat komentar...