Nasi Bakar Liwet Derajat Jadi Trend Ciledug Tangerang

Wahyu T. · 2 min baca · 13 jam lalu · 8 dibaca
Bisik.id
Nasi Bakar Liwet Derajat Jadi Trend Ciledug Tangerang

Gambar atau konten salah?

Di kawasan Ciledug, Tangerang, sebuah warung sederhana menampilkan nasi bakar yang kini menjadi tren. Nasi liwet beraroma rempah, dipanggang di atas bara, lalu ditaburi berbagai topping melimpah, menarik perhatian banyak orang. Harga mulai Rp 19.000 per porsi, membuatnya menjadi pilihan makan siang atau malam yang terjangkau.

Warung ini, bernama Liwet Bakar Derajat, berlokasi di Jalan HOS Cokroaminoto, Karang Tengah. Sejak pembukaannya pada Juli 2025, tempat ini sudah beroperasi selama lebih dari satu tahun. Warung berukuran kecil, terletak di pinggir jalan, namun suasana tetap nyaman bagi pengunjung.

Erick, salah satu karyawan, menjelaskan kondisi bisnisnya kepada kami pada 08 Juni 2026. Ia berkata, “Kalau jualan sudah dari Juli 2025, kurang lebih satu tahun. Belakangan ramai lagi, karena direview sama ci Nanakoot.”

Operasional harian berlangsung dari jam 08.00 – 16.00 WIB. Setelah sore, pelanggan dapat mengunjungi cabang di Puri Beta, yang buka di malam hari. Erick menambahkan, “Lokasinya ada di sini dari pagi sampai sore, nah kalau sore sampai malam kita buka di cabang Puri Beta.”

Menu utama warung ini adalah nasi liwet bakar dengan empat varian rasa: ayam kemangi, ayam cabe hijau, cakalang balado, dan sambal cumi. Setiap porsi berisi nasi liwet yang sudah dibumbui dengan rempah kaya, lalu dipadukan dengan dua jenis lauk, seperti mix cakalang ayam atau mix 2 lauk ayam. Harga per porsi berkisar antara Rp 19.000 hingga Rp 24.000, tergantung menu.

Untuk penggemar pedas, nasi bakar sambal cumi menjadi pilihan utama. Porsi ini dijual seharga Rp 22.000 dan cukup banyak. Cumi asin ditumis bersama sambal hijau yang pedas, menciptakan rasa yang merata dari suapan pertama hingga akhir. Sementara itu, menu cakalang balado, dengan harga Rp 19.000, menampilkan cakalang yang melimpah, tidak amis, dan sedikit smokey. Tambahan daun kemangi dan telur rebus memberi nuansa ekstra.

Menu lain yang tak kalah menarik adalah nasi bakar ayam kemangi, juga Rp 19.000. Ayam suwir dibumbui ala woku dengan rempah kuning, lalu disajikan bersama daun kemangi. Rasa gurihnya terasa nendang di lidah, cocok bagi yang tidak suka pedas. Semua menu dapat dinikmati dengan sambal kering khas warung, yang terbuat dari bawang putih goreng, cabe, dan ikan teri.

Volume produksi beras harian menunjukkan betapa populer warung ini. Erick menyatakan, “Kalau weekday itu bisa 15-20 liter beras, tapi weekend itu bisa 25-30 liter.”

Menurut Erick, varian sambal cumi dan ayam kemangi menjadi favorit di sini. Ia menegaskan, “Kalau soal menunya, varian sambal cumi sama ayam kemangi yang paling favorit di sini.”

Pengunjung dapat menikmati makanan di tempat atau memesan untuk dibawa pulang. Warung tidak menyediakan parkir, namun area makan di dalam ruangan cukup luas. Pembayaran dapat dilakukan secara tunai atau menggunakan QRIS.

Dengan menu yang beragam, harga terjangkau, dan layanan yang sederhana, Liwet Bakar Derajat menjadi contoh bagaimana sebuah warung kecil dapat menarik banyak pelanggan melalui kualitas dan rasa. Warung ini menunjukkan bahwa konsep nasi bakar, ketika dipadukan dengan bumbu dan topping yang tepat, tetap relevan di tengah persaingan kuliner kota. Warung ini berpotensi menjadi destinasi kuliner bagi siapa saja yang mencari hidangan lezat dan ekonomis di Ciledug, Tangerang.

Nasi liwet bakarCiledugTangerangLiwet Bakar DerajatVarian ayam kemangiSambal cumiQRIS

Komentar

Memuat komentar...