SU MA Jakarta Selenggarakan ‘Passage’ dengan Chef Baru
Gambar atau konten salah?
SU MA Jakarta menampilkan pengalaman fine dining yang memikat di kawasan Jakarta Selatan. Restoran ini hanya buka pada waktu makan malam, menjadikan setiap kunjungan sebagai acara khusus bagi para foodies.
Selama tiga tahun terakhir, SU MA konsisten menghadirkan perpaduan kuliner China dan Korea kontemporer. Menyajikan ragam menu yang tidak hanya menonjolkan rasa, tetapi juga detail penyajian yang teliti, restoran ini menonjolkan filosofi di balik setiap hidangan.
Dalam acara private event bernama SU MA Experience Vol VI: Passage, konsep terbaru restoran ini mengeksplorasi gagasan tentang pergerakan, transformasi, dan perjalanan. Event ini menampilkan tiga hidangan pembuka, tiga hidangan utama, dan tiga dessert, menciptakan perjalanan rasa yang terstruktur.
Chef Brendon Chen diperkenalkan sebagai Executive Chef baru di SU MA Jakarta. Ia tidak sendirian; Chef Ryan Kim, yang telah bersama sejak awal berdiri, kini berperan sebagai Co-Executive Chef. Kedua chef ini berbagi visi yang sama dalam mengembangkan rasa dengan nilai filosofis yang kuat.
"Di SU MA, kami tidak berusaha mereplikasi tradisi persis seperti dahulu, namun juga tidak ingin meninggalkannya. Bagi kami, tradisi adalah sesuatu yang hidup, sesuatu yang dapat terus berkembang tanpa kehilangan akar dan asal-usulnya," kata Chef Brendon Chen dalam temu media yang dihadiri tim detikFood (10 Juni 2023).
"Melalui fermentasi, musim, dan teknik yang diterapkan secara penuh pertimbangan, kami ingin menghadirkan pengalaman yang terasa akrab sekaligus memberikan perspektif baru," lanjutnya.
Menu SU MA terdiri atas setidaknya 11 hidangan, mulai dari appetizer hingga dessert. Pada SU MA Experience Vol VI: Passage, tiga hidangan pembuka dipersembahkan: Amaebi, Wagyu Tartare, dan Broccolini. Setiap hidangan memadukan bahan-bahan pilihan, memberikan nuansa yang berbeda namun tetap harmonis.
Hidangan utama menampilkan Bluefin Tuna segar dengan sentuhan andaliman, lobster yang dimasak bersama paprika panggang dan tteokbokki, serta Wagyu yang disajikan ala charsiu dengan aroma smokey nikmat. Saus fermentasi cabai menambah kelezatan pada Wagyu. Pine Nut, yang terdiri atas beragam jenis olahan jamur, hadir dengan rasa gurih khas samjang (pasta kedelai) yang memikat lidah.
Untuk dessert, SU MA menawarkan tiga pilihan: Omija, Jiuniang, dan Butternut Squash. Dapur ini sangat menyukai Butternut Squash karena rasanya unik. Dessert ini mirip canape gurih, dengan topping caviar di bagian atas. Namun, ketika dikunyah bersamaan, cita rasa umami dan amis khas caviar menghilang, memberikan sensasi seperti menikmati cheesecake yang manis lembut.
Pengalaman fine dining di SU MA sangat cocok bagi yang menginginkan suasana intimate. Reservasi dapat dilakukan melalui akun Instagram @suma.jakarta. Restoran ini menekankan bahwa setiap detail, mulai dari bahan hingga penyajian, dirancang untuk menciptakan momen yang tak terlupakan.
Dengan filosofi bahwa tradisi harus hidup dan terus berkembang, SU MA Jakarta menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kuliner Asia Timur yang inovatif namun tetap menghormati akar budaya. Restoran ini tetap menjadi pilihan bagi para pencinta kuliner yang mencari pengalaman makan malam yang berbeda di Jakarta Selatan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Belong Coffee di Klungkung Viral Tanpa Influencer, Menjadi Destinasi Keluarga
Nasi Bakar Liwet Derajat Jadi Trend Ciledug Tangerang
Jamie Tan MasterChef: Roti Canai Metode Kontroversial
TasteAtlas Rilis Daftar 7 Negara Kuliner Terbaik Global 2026
BGN Minta Chef Arnold Poernomo Tinjau Juknis MBG di Selasa
Cikini: 5 Tempat Makan Siang Autentik dan Unik Jakarta Pusat
Berita Terbaru
Menteri Perhubungan Tinjau Penyesuaian Tarif Penyeberangan
Syarifah Naura Juara Youth ESG Maritime 2026: Smart Bronjong
Polda Sumsel Luncurkan Latihan Senpi Musi 2026 Penegakan
XLSmart Luncurkan ESTA Ecosystem di Bravo 500 Summit 56 karakterك
Harga Emas Antam di Palembang Turun Rp 24.000, Ketiga Kali
