TasteAtlas Rilis Daftar 7 Negara Kuliner Terbaik Global 2026
Gambar atau konten salah?
TasteAtlas, sebuah ensiklopedia kuliner global, baru saja merilis daftar tujuh negara dengan kuliner terbaik di dunia pada tahun 2026. Peringkat ini didasarkan pada data yang dikumpulkan dari 590.228 pengguna yang menilai 18.912 hidangan di seluruh dunia.
Metode penilaian TasteAtlas menggabungkan rating pengguna, keunikan bahan lokal, dan keberadaan restoran autentik. Setiap negara dinilai pada skala 1 hingga 5, dengan skor tertinggi menunjukkan kualitas kuliner yang paling dihargai secara internasional.
Berikut adalah urutan negara beserta rating dan contoh hidangan unggulan yang disarankan oleh TasteAtlas.
7. Turki – Rating 4,49
Turki, yang terletak di Asia Barat, menempati posisi ketujuh. Dikenal dengan tradisi sarapan yang kaya, TasteAtlas menyoroti kahvalti sebagai hidangan yang disajikan sebelum minum kopi. Kahvalti mencakup beragam makanan, mulai dari manis hingga gurih, dan sering kali disajikan dengan roti, keju, dan buah.
Hidangan lain yang disarankan adalah antep fistigi, sejenis pistachio Turki yang memiliki aroma citrus dan rasa yang nikmat. Pilihan ini menegaskan betapa bahan lokal dapat menjadi pusat pengalaman kuliner.
6. Jepang – Rating 4,60
Jepang, negara di Asia Timur, masuk ke dalam daftar dengan rating 4,60. Daging wagyu dan tuna menjadi andalan, menampilkan kualitas daging tinggi yang diakui dunia.
Selain itu, TasteAtlas menonjolkan Hamamatsu gyoza, sebuah varian gyoza yang diisi kubis, bawang, daging babi, dan bumbu khas. Gyoza disajikan dengan topping tauge, menambah tekstur segar pada hidangan ini.
5. Spanyol – Rating 4,53
Spanyol, dengan rating 4,53, dikenal sebagai produsen minyak zaitun, anggur, dan keju berkualitas. Restoran tradisional ikonik seperti Txepetxa dan Casa Mortero menjadi contoh tempat yang patut dikunjungi.
Hidangan yang direkomendasikan meliputi jamon 100% iberico de bellota, pimenton de la vera, dan azafran de la mancha. Jamon 100% iberico de bellota merupakan ham yang dibuat dari babi hitam Iberia, diolah dengan proses pengasinan dan pengeringan minimal tiga tahun.
4. Portugal – Rating 4,60
Portugal, di posisi keempat, menonjolkan minyak zaitun, anggur, cokelat, dan seafood. Salah satu produk andalan adalah Esporão, yang bekerja sama dengan penanam zaitun lokal di Alentejo untuk menghasilkan extra virgin olive oil.
Cokelat Feitoria do Cacao juga mendapat sorotan. Proses pembuatan dimulai dari biji kakao mentah, menghasilkan cokelat dark, milk, dan white yang seringkali dipadukan dengan bahan lokal seperti sea salt atau kopi.
3. Peru – Rating 4,54
Peru, dengan rating 4,54, menempati posisi ketiga. Hidangan salsa ocopa, aji criollo, dan conchitas a la parmesana menjadi contoh kuliner yang patut dicoba. Salsa ocopa adalah saus tradisional Arequipa yang dibuat dari bahan khas daerah tersebut.
Peru juga dikenal dengan produk spirits, cokelat, dan biji kopi berkualitas. Restoran tradisional ikonik seperti La Mar Cebicheria, Isolina Taberna Peruana, dan El Bodegon de Miraflores menampilkan keunikan rasa Peru.
2. Yunani – Rating 4,60
Yunani, dengan rating 4,60, berada di posisi kedua. Pengunjung dapat menikmati hidangan seperti finiki lakonias, fystiki aeginas, dan fava santorinis. Produk kuliner Yunani yang menonjol meliputi minyak zaitun, anggur, spirit, dan produk olahan susu.
Contoh produk susu tradisional adalah Stani, yang terkenal dengan Greek yogurt berbahan dasar susu sapi dan domba. Yogurt ini menonjolkan rasa autentik yang dihasilkan dari proses fermentasi tradisional.
1. Italia – Rating 4,64
Italia, yang memegang posisi teratas, menampilkan rating 4,64. Hidangan andalan meliputi pizza napoletana, tartufo bianco d'alba, dan parmigiano reggiano. Pizza napoletana adalah jenis pizza sederhana dengan dua variasi: marinara dan margherita.
Produk lain yang disorot meliputi cokelat, minyak zaitun, dan keju. Restoran tradisional ikonik seperti Osteria Madonnetta, Agriturismo Sapori Di Campagna, dan Pizzeria Starita a Materdei menjadi contoh tempat yang menampilkan kelezatan kuliner Italia.
Secara keseluruhan, daftar ini menegaskan bahwa kuliner negara-negara ini tidak hanya dipengaruhi oleh bahan lokal, tetapi juga oleh sejarah, tradisi, dan inovasi dalam penyajian. Setiap negara menawarkan kombinasi unik yang memikat selera, baik bagi wisatawan maupun penduduk setempat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
