Nasi Padang Keliling Jadi Pilihan Praktis Masyarakat Medan
Gambar atau konten salah?
Nasi Padang Keliling kini menjadi salah satu pilihan makanan di Medan yang cukup populer. Selain kopi keliling, penduduk kota kini dapat menikmati hidangan khas Padang lewat layanan mobile ini.
Salah satu penjual, Ari, mengungkapkan bahwa ia mampu menjual hingga 50 porsi per hari. Ia mengatakan, “Bisa sampai 50 porsi sehari, biasanya yang beli ya anak sekolah, mahasiswa, kadang yang udah kerja juga,” saat diwawancarai pada Selasa (07 April 2026).
Ari menambah bahwa menu Nasi Padang Keliling ini beragam, mulai dari telur dadar hingga dendeng. Ia menjelaskan, “Ada telur, ayam, dendeng, mulai dari 10 ribu sampai 15 ribu. Beda harga kalau lauknya lebih dari satu,”. Harga ditawarkan mulai dari 10 ribu hingga 15 ribu rupiah.
Salah seorang pembeli, Cahaya, menyatakan bahwa layanan ini menjadi pilihan praktis untuk makan siang. Ia menambahkan, “Sebenarnya kan nasi Padang khas nya dibungkus, tapi menurutku pakai kotak gini oke sih, jadi nggak perlu ribet buat nyari meja buat makan. Pilihannya cukup banyak, harganya juga oke, enak juga,”. Kemasan kotak dianggap lebih praktis.
Nasi Padang Keliling dapat ditemui di beberapa lokasi di Medan, seperti di sekitar Kampus Universitas Prima, Jalan Ayahanda, Medan Petisah, dan Jalan Dr. Mansyur, Medan Selayang. Penjual biasanya beroperasi mulai pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore.
Dengan menu beragam, harga bersaing, dan kemasan praktis, Nasi Padang Keliling menjadi alternatif yang mudah diakses bagi pelajar, mahasiswa, dan pekerja di Medan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Delegasi UNDP dan Swiss Tinjau Program Hijau Siak
Juru Parkir Gagalkan Curian Rp 3,6 M, Dapat Hadiah Umrah
Ginjal Rusak Diam-diam: Waspada 4 Tanda Ini pada Diabetes
PDIP Sindir Balik Golkar Soal Listrik Padam
Piala Dunia 2026: Antara Hiburan dan Jerat Judi
Bupati Deli Serdang: Bayar PBB Syarat Perbaikan Jalan
Berita Terbaru
60 UMKM Betawi-Pecinan siap jajaki malam di Glodok
Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Harga Baru Cuma Setengah dari Harga Pasar
Delegasi UNDP dan Swiss Tinjau Program Hijau Siak
Abu Bakar Ba'asyir Hadir di Milad Seabad Gontor
Teka-teki batang korek api: hanya satu geseran bisa ubah semuanya
Minyak Goreng 66 Tahun: Rahasia Lezat atau Risiko Kanker?
LeCun Sebut xAI Gagal, Tak Mampu Saingi Perusahaan AI Lain
PKN STAN Buka Pendaftaran SPMB-PT 2026 untuk Alumni
