Niat Puasa 1 Muharram: Waktu dan Bacaan Penting, Ketaatan

Dwi H. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Niat Puasa 1 Muharram: Waktu dan Bacaan Penting, Ketaatan

Gambar atau konten salah?

Niat Puasa 1 Muharram merupakan syarat sah bagi setiap muslim yang ingin menjalankan puasa sunnah pada hari pertama bulan Muharram. Tanpa niat, ibadah tidak akan dihitung. Oleh karena itu, umat Islam perlu memahami bacaan niat dan kapan sebaiknya dibacakan.

Menurut hadits riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi, Nabi Muhammad SAW bersabda: "Sebaik‑baik puasa setelah bulan Ramadan adalah pada bulan Allah, yaitu Muharram." Hadits ini menegaskan keutamaan puasa di bulan Muharram, menjadikannya puasa paling utama setelah Ramadan.

Berikut bacaan niat puasa 1 Muharram yang diambil dari buku Meraih Surga dengan Puasa karya H Herdiansyah Achmad Lc:
نَوَيْتُ صَوْمَ الشَّهْرِ الْمُحَرَّمِ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma‑sy‑syahri‑l‑muharrami sunnata‑lillaahi ta’aala.
Artinya: "Saya berniat puasa bulan Muharram sunnah karena Allah Ta’ala."

Waktu membaca niat puasa 1 Muharram 1448 H/2026 M adalah pada malam hari, mulai Senin, 15 Juni 2026 hingga sebelum Subuh Selasa, 16 Juni 2026. Karena puasa ini bersifat sunnah, bila lupa berniat di malam hari, bisa dibaca di pagi hari Selasa, 16 Juni 2025. Namun, sebaiknya niat dibaca sebelum waktu zawal atau sebelum masuk waktu Dzuhur, asalkan belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Hadits riwayat Muslim menguatkan ketentuan tersebut: "Dari Aisyah RA, ia berkata; Pada suatu, Nabi Muhammad SAW menemui dan bertanya, 'Apakah kamu mempunyai makanan?' kami menjawab, 'Tidak.' Beliau bersabda: 'Kalau begitu, saya akan berpuasa.' Kemudian beliau datang lagi pada hari yang lain dan kami berkata, 'Wahai Rasulullah, kita telah diberi hadiah berupa Hais (makanan yang terbuat dari kura, samin dan keju).' Maka beliau pun bersabda: 'Bawalah kemari, sungguhnya dari tadi pagi tadi aku berpuasa.'" (HR Muslim)

Keutamaan puasa 1 Muharram juga ditekankan dalam buku Menggapai Berkah di Bulan‑Bulan Hijriyah karya Siti Zumratus Sa’adah. Puasa pada hari pertama Muharram sangat dianjurkan karena seorang mukmin yang memulai sesuatu dengan kebaikan akan dihitung sebagai kebaikan oleh Allah.

Al‑Hafizh Ibnu Hajar mencatat hadits dari Rasulullah: "Barangsiapa berpuasa di hari terakhir dari bulan Dzulhijah dan juga hari pertama dari bulan Muharam, maka Allah akan menjadikannya sebagai penghapus atas dosa selama lima puluh tahun, dan puasa sehari di bulan Muharam sebagai penghapus atas dosa selama tiga puluh hari." Hadits ini menegaskan nilai pengampunan dosa yang besar bagi puasa di hari pertama Muharram.

Dengan memahami bacaan niat, waktu pembacaan, dan keutamaan puasa 1 Muharram, umat Islam dapat melaksanakan ibadah sunnah ini dengan benar. Niat yang tepat dan waktu yang sesuai menjadikan puasa sah dan penuh manfaat.

Puasa 1 Muharram 1448 H/2026 M tidak hanya menambah amalan, tetapi juga memberi kesempatan untuk memulai tahun hijriyah dengan kebaikan yang dihitung oleh Allah. Melaksanakan niat dan puasa pada hari ini dapat menjadi penghapus dosa dan memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.

puasa 1 Muharramniat puasakeutamaan puasahaditsibadah sunnahwaktu niatpenghapus dosa

Komentar

Memuat komentar...