Puasa 1 Muharram 1448 H: Penghapus Dosa dan Niat Terbuka

Dian P. · 2 min baca · 3 jam lalu · 6 dibaca
Bisik.id
Puasa 1 Muharram 1448 H: Penghapus Dosa dan Niat Terbuka

Gambar atau konten salah?

16 Juni 2026 menandai 1 Muharram 1448 H, hari pertama bulan Muharram. Pada tanggal ini, umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa sunnah. Puasa ini tidak hanya sekadar menahan lapar, tetapi juga memiliki keutamaan spiritual yang tinggi.

Menurut Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI, hari Selasa 16 Juni 2026 bertepatan dengan 1 Muharram 1448 H. Kemenag menandai hari tersebut sebagai hari puasa sunnah yang sangat dianjurkan. Bagi banyak orang, masih ada kebingungan tentang jenis puasa yang tepat pada hari ini, sehingga penting memahami tujuan, niat, dan manfaatnya sebelum melaksanakannya.

Dalam buku Menggapai Berkah di Bulan-bulan Hijriyah karya Siti Zumratus Sa'adah, dijelaskan bahwa puasa di hari pertama Muharram memiliki keutamaan: "sebagai sebab dihapuskannya dosa oleh Allah SWT." Keutamaan ini menjadi alasan kuat bagi umat untuk melaksanakan puasa tersebut.

Al-Hafizh Ibnu Hajar RA menyebutkan hadits yang meriwayatkan Rasulullah SAW. Hadits tersebut berbunyi: "Barang siapa berpuasa di hari terakhir dari bulan Dzulhijjah dan juga hari pertama dari bulan Muharram, maka Allah akan menjadikannya sebagai penghapus atas dosa selama lima puluh tahun, dan puasa sehari di bulan Muharam sebagai penghapus atas dosa selama tiga puluh hari." Hadits ini menegaskan bahwa puasa 1 Muharram dapat menghapus dosa dalam jangka waktu yang sangat lama.

Untuk memulai puasa, niat harus dibaca. Bacaan niat puasa 1 Muharram, yang diambil dari buku Meraih Surga dengan Puasa karya H Herdiansyah Achmad Lc, adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ الشَّهْرِ الْمُحَرَّمِ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shaumasy-syahril muharrami sunnata lillaahi ta'aala.

Saya berniat puasa bulan Muharram sunnah karena Allah Ta'ala.

Waktu terbaik untuk membaca niat ini adalah pada malam hari, mulai dari Senin 15 Juni 2026 malam hingga sebelum Subuh Selasa 16 Juni 2026. Namun, bila seseorang lupa membaca niat pada malam tersebut, masih ada kesempatan untuk melakukannya di pagi hari.

Buku Panduan Praktis Ibadah Puasa karya Drs E Syamsuddin dan Ahmad Syahirul Alim Lc menjelaskan bahwa niat puasa sunnah masih dapat dibaca sebelum waktu zawal atau sebelum masuk waktu Dzuhur, asalkan belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Ketentuan ini didasarkan pada hadits riwayat Muslim:

"Dari Aisyah RA, ia berkata; Pada suatu, Nabi Muhammad SAW menemui dan bertanya, "Apakah kamu mempunyai makanan?" kami menjawab, "Tidak." Beliau bersabda: "Kalau begitu, saya akan berpuasa." Kemudian beliau datang lagi pada hari yang lain dan kami berkata, "Wahai Rasulullah, kita telah diberi hadiah berupa Hais (makanan yang terbuat dari kura, samin dan keju). "Maka beliau pun bersabda: "Bawalah kemari, sungguhnya dari tadi pagi tadi aku berpuasa." (HR Muslim)

Hadits ini menunjukkan bahwa niat puasa dapat dibaca setelah waktu Subuh, selama belum melaksanakan aktivitas yang membatalkan puasa. Dengan demikian, bagi yang lupa membaca niat pada malam hari, masih ada peluang untuk melakukannya sebelum Dzuhur pada 16 Juni 2026.

Kesimpulannya, puasa 1 Muharram pada 16 Juni 2026 adalah puasa sunnah yang dianjurkan dengan keutamaan penghapusan dosa. Niatnya sederhana namun penting, dan dapat dibaca pada malam sebelumnya atau di pagi hari sebelum Dzuhur. Dengan memahami tujuan dan manfaatnya, umat dapat melaksanakan puasa ini dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

1 Muharram 1448 Hpuasa sunnahpenghapusan dosaKalender Hijriah IndonesiaKementerian Agama RIniat puasahadits Rasulullah

Komentar

Memuat komentar...