Nvidia & Corning Tingkatkan Produksi Serat Optik AS untuk AI
Gambar atau konten salah?
Nvidia dan Corning, produsen kaca terkenal dengan Gorilla Glass, telah menandatangani kerja sama strategis. Tujuannya: memperluas kapasitas produksi teknologi fiber optik di Amerika Serikat, mendukung infrastruktur kecerdasan buatan (AI) generasi berikutnya.
Dalam kesepakatan ini, Corning akan membangun tiga fasilitas produksi baru yang terletak di Texas dan North Carolina. Nvidia menyatakan bahwa kolaborasi ini akan melipatgandakan kapasitas manufaktur konektivitas optik Corning di AS hingga 10 kali lipat, serta meningkatkan produksi kabel fiber optik domestik lebih dari 50 persen.
Operasional ketiga pabrik baru diproyeksikan akan membuka lebih dari 3.000 lapangan pekerjaan berupah tinggi. Namun, baik Nvidia maupun Corning belum mengungkapkan nilai investasi atau target waktu penyelesaian pabrik tersebut.
Kenapa langkah ini penting? Beban kerja AI modern memerlukan ribuan GPU yang bekerja bersamaan. Untuk mentransfer data dalam skala besar secara cepat, kumpulan GPU tersebut sangat bergantung pada kabel serat optik berkinerja tinggi. Seiring dengan semakin banyaknya pusat data AI yang dibangun, kebutuhan akan pasokan serat optik global dipastikan akan terus meningkat.
Corning sudah lama dikenal di industri teknologi. Perusahaan ini meroket setelah Steve Jobs, pendiri Apple, menggunakan kaca pelindung buatan mereka pada layar iPhone generasi pertama. Hingga kini, Gorilla Glass tetap menjadi standar kaca pelindung utama bagi sebagian besar produsen smartphone global.
Pasar merespons positif. Saham Corning melonjak hampir 15 persen, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di level USD 186,29 per lembar. Di sisi lain, saham Nvidia juga naik lebih dari 4 persen.
Proyek ini bukan satu-satunya inisiatif besar Corning di tahun ini. Pada bulan Januari, Meta menandatangani kesepakatan multi-tahun senilai USD 6 miliar (sekitar Rp 97 triliun) untuk membangun pabrik manufaktur baru di Hickory, North Carolina. Kesepakatan tersebut bertujuan mempercepat pembangunan pusat data Meta.
Secara keseluruhan, kerja sama ini menandai pertumbuhan permintaan fiber optik yang mendukung AI, sekaligus memperkuat kolaborasi antara produsen chip dan produsen kaca. Investasi ini diharapkan meningkatkan produksi domestik, menciptakan ribuan pekerjaan berupah tinggi, dan memperkuat posisi Corning sebagai pemimpin teknologi kaca pelindung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
Berita Terbaru
Ledakan MAN 3 Padang: Pelaku Korban Bullying
Distribusi BBM di Medan Mulai Pulih
Bahlil Perintah SKK Migas Libatkan Pengusaha Lokal di Proyek Masela
85 Perusahaan Asing Berebut Proyek Sampah Jadi Listrik
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Gagal SNBP-SNBT? UT Buka Pendaftaran Sampai 22 Juli
Prabowo: Kesejahteraan Rakyat Butuh Biaya Besar
