Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun

Sigit W. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun

Gambar atau konten salah?

Jakarta — Sebuah kabar mengejutkan datang dari dunia kuliner ibu kota. Es Krim Baltic, salah satu merek es krim tertua dan paling legendaris di Jakarta, dikabarkan telah berhenti beroperasi secara permanen. Toko yang telah berdiri sejak tahun 1939 ini, atau sudah berusia 87 tahun, kini resmi tutup untuk selamanya.

Es Krim Baltic bukan sekadar tempat jualan es krim biasa. Toko yang terletak di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, ini telah menjadi ikon tersendiri. Bangunan tua yang ditempatinya, meskipun terlihat usang, menyimpan sejarah panjang. Di masa jayanya, toko ini menawarkan beragam pilihan rasa yang cukup unik dan bervariasi. Mulai dari es krim klasik seperti vanila, cokelat, dan mocca, hingga rasa buah-buahan segar seperti durian, markisa, dan alpukat. Ada juga es puter yang menjadi favorit banyak orang. Produk-produk ini sempat menjadi andalan bagi para pecinta kuliner di Jakarta Pusat.

Kabar penutupan ini pertama kali terlihat dari informasi di Google Maps yang menandai toko tersebut sebagai permanently closed. Untuk memastikan kebenarannya, tim media mencoba menghubungi salah satu pegawai lama bernama Jumiati. Nomor kontaknya tercantum di akun Instagram resmi @balticeskrim. Jumiati membenarkan kabar tersebut. "Iya benar, Es Krim Baltic tutup. Gedungnya akan dijual," ujarnya singkat.

Jumiati kemudian memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia mengungkapkan bahwa toko es krim ini sebenarnya sudah tidak beroperasi sejak Januari 2016. Tidak ada lagi kegiatan produksi es krim sejak saat itu. Alasan utamanya adalah sang pemilik toko telah meninggal dunia pada November 2025. Awalnya, ada harapan bahwa usaha ini akan dilanjutkan oleh keponakan dari pemilik. Namun, rencana itu tampaknya tidak berjalan mulus. "Tadinya ingin diteruskan oleh keponakan yang punya. Tapi, kayaknya ponakannya juga sudah menyerah," pungkas Jumiati.

Dulu, Es Krim Baltic menyajikan produknya dalam beberapa cara. Ada yang dijual per cup kecil, ada juga ukuran besar. Menurut catatan dari masa lalu, penyajian awalnya menggunakan mangkuk-mangkuk keramik dan ada juga yang berbentuk stik. Namun, seiring berjalannya waktu, kemasan berubah menjadi cup plastik agar lebih praktis dan mudah dibawa. Kini, semua itu hanya tinggal kenangan. Kepergian Es Krim Baltic menandai berakhirnya salah satu warisan kuliner tertua di Jakarta yang telah menemani para pelanggannya selama lebih dari delapan dekade.

Es Krim Baltictutup permanenJakartakuliner legendarissejarahpemilik meninggalKwitangwarisan kuliner

Komentar

Memuat komentar...