Oceanman 2026 di Bali Ditutup, 27 Negara Ikut Bertanding

Ningsih R. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Oceanman 2026 di Bali Ditutup, 27 Negara Ikut Bertanding

Gambar atau konten salah?

Pantai Kedonganan di Bali menjadi saksi suksesnya penyelenggaraan Oceanman 2026 yang berlangsung selama tiga hari, dari 19 hingga 21 Juni 2026. Ajang renang laut ini resmi ditutup pada hari terakhir dengan tiga kategori utama yang menjadi puncak acara: Ocean Sprint 2KM, Half Oceanman 5KM, dan Oceanman 10KM.

Salah satu peserta yang merasakan langsung tantangan ombak di laut lepas adalah Dani Darmawan, yang turun di kategori 10KM. Ia mengaku sangat menikmati atmosfer perlombaan tahun ini. "Menurut saya Oceanman tahun ini sangat seru. Saya sangat excited mengikuti kategori 10KM, apalagi suasananya terasa lebih hidup dengan banyaknya peserta baru yang ikut bergabung," ujarnya. Meskipun ombak di tengah lintasan cukup menantang, Dani menambahkan bahwa pengalaman itu justru menjadi lebih menyenangkan. "Kami bisa saling menyemangati dan berjuang bersama sepanjang perlombaan," sambungnya.

Peserta lain, Budi yang datang dari Jakarta, juga merasakan hal serupa. Ia mengaku adrenalinnya naik drastis dan merasa sangat puas dengan perlombaan hari itu. "Ombaknya juga bersahabat, sehingga membuat saya semakin menikmati pengalaman berenang di laut. Yang paling berkesan adalah bisa berenang bersama banyak orang dan merasakan dukungan dari sesama peserta. Ditambah lagi, vibes Oceanman Festival sangat seru dan membuat acara ini terasa istimewa," kata Budi.

Partisipasi Oceanman 2026 datang dari 27 negara berbeda. Daftar lengkapnya meliputi Indonesia, Singapura, Malaysia, Vietnam, Filipina, Australia, India, Rusia, Jepang, Thailand, Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Hong Kong, Italia, Meksiko, Kolombia, Britania Raya, Irlandia, Islandia, Hongaria, Qatar, Korea Selatan, Maladewa, Taiwan, Ukraina, Azerbaijan, dan Belarus. Keberagaman peserta ini menunjukkan bahwa ajang renang laut di Bali telah menjadi magnet bagi atlet dan penggemar olahraga air dari seluruh dunia.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, A.A Putri Mas Agung, S.T., menyampaikan harapannya untuk masa depan ajang ini. "Kami berharap Oceanman dapat terus berkembang dan menghadirkan penyelenggaraan yang semakin baik ke depannya, serta menarik lebih banyak peserta dari berbagai negara pada tahun-tahun mendatang," ujarnya.

Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini tidak hanya terlihat dari antusiasme peserta dan kelancaran kompetisi. Lebih dari itu, Oceanman 2026 berhasil memperkuat keterlibatan masyarakat lokal dan memberikan dampak positif melalui sport tourism di Bali. Momentum ini mempertegas semangat Waves of Change yang diusung tahun ini. Ajang ini bukan sekadar perlombaan, melainkan juga ruang kolaborasi yang menghadirkan pengalaman, inspirasi, dan perubahan nyata bagi para pesertanya.

Secara keseluruhan, Oceanman 2026 di Pantai Kedonganan membuktikan bahwa olahraga renang laut bisa menjadi ajang yang menyatukan banyak orang dari berbagai latar belakang. Dukungan antarpeserta dan suasana festival yang meriah membuat acara ini terasa istimewa bagi semua yang terlibat.

Oceanman 2026Balirenang lautPantai Kedonganansport tourismpartisipasiinternasional

Komentar

Memuat komentar...