Marquez Kembali Menang di MotoGP Ceko, Ogura Kedua
Gambar atau konten salah?
Marc Marquez berhasil menjadi yang tercepat di MotoGP Ceko 2026. Pembalap Spanyol itu finis pertama di Sirkuit Brno, Minggu 21 Juni 2026, mengungguli Ai Ogura dan Francesco Bagnaia.
Marquez memulai balapan dari posisi keempat. Sejak awal, ia tampil agresif dan langsung memberikan tekanan kepada Ogura. Strategi itu berhasil — Marquez akhirnya memimpin balapan sejak lap 16. Ini jadi kemenangan kedua Marquez secara beruntun, setelah sebelumnya menang di MotoGP Hungaria.
Bagnaia sempat memimpin balapan lebih awal. Tapi rider Italia itu harus puas di posisi ketiga setelah dilewati Marquez dan Ogura. Fabio Di Giannantonio dan Joan Mir melengkapi lima besar.
Balapan dimulai dengan tekanan dari Bagnaia dan Marquez ke Ogura. Marquez yang start keempat langsung naik ke urutan kedua setelah menyalip Di Giannantonio. Bagnaia kemudian menyalip Ogura di lap kedua untuk memimpin. Tak lama berselang, Marquez juga melewati Ogura ke posisi kedua.
Jorge Martin menjalani long lap penalty. Saat kembali ke lintasan, Martin berada di posisi ke-13. Ia finis di urutan kesembilan.
Memasuki lap 11, Marquez memangkas jarak dengan Bagnaia menjadi hanya 0,175 detik. Di Giannantonio melewati Pedro Acosta di lap 13 untuk menempati posisi keempat. Duel ketat terjadi di dua posisi terdepan.
Marquez akhirnya menyalip Bagnaia di lap 16. Ia memimpin balapan. Bagnaia kemudian turun ke posisi ketiga setelah Ogura melewatinya saat balapan tersisa lima putaran.
Pedro Acosta gagal menyelesaikan balapan. Rider Red Bull KTM itu mengalami masalah pada motornya di putaran terakhir.
Dua lap tersisa, Marquez mempertahankan jarak 0,6 detik dari Ogura. Ia menjadi yang pertama menyentuh garis finis. Ogura finis kedua dengan selisih 0,421 detik. Bagnaia finis ketiga, tertinggal 2,255 detik.
Hasil lengkap MotoGP Ceko 2026:
- Marc Marquez (SPA) — Ducati Lenovo (GP26) — 21 lap
- Ai Ogura (JPN) — Trackhouse Aprilia (RS-GP26) — +0.421s
- Francesco Bagnaia (ITA) — Ducati Lenovo (GP26) — +2.255s
- Fabio Di Giannantonio (ITA) — Pertamina VR46 Ducati (GP26) — +2.424s
- Joan Mir (SPA) — Honda HRC Castrol (RC213V) — +12.81s
- Fermin Aldeguer (SPA) — BK8 Gresini Ducati (GP25) — +14.874s
- Raul Fernandez (SPA) — Trackhouse Aprilia (RS-GP26) — +18.657s
- Luca Marini (ITA) — Honda HRC Castrol (RC213V) — +21.265s
- Jorge Martin (SPA) — Aprilia Racing (RS-GP26) — +21.401s
- Enea Bastianini (ITA) — Red Bull KTM Tech3 (RC16) — +22.273s
- Diogo Moreira (BRA) — Pro Honda LCR (RC213V) — +22.881s
- Brad Binder (RSA) — Red Bull KTM (RC16) — +22.942s
- Franco Morbidelli (ITA) — Pertamina VR46 Ducati (GP25) — +25.003s
- Toprak Razgatlioglu (TUR) — Pramac Yamaha (YZR-M1) — +25.806s
- Maverick Viñales (SPA) — Red Bull KTM Tech3 (RC16) — +26.36s
- Jack Miller (AUS) — Pramac Yamaha (YZR-M1) — +33.121s
- Cal Crutchlow (GBR) — Castrol Honda LCR (RC213V) — +44.355s
Pedro Acosta (SPA/Red Bull KTM RC16), Alex Rins (SPA/Monster Yamaha YZR-M1), dan Fabio Quartararo (FRA/Monster Yamaha YZR-M1) tidak finis.
Marquez kini memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026. Dua kemenangan beruntun di Hungaria dan Ceko membuatnya unggul atas Ogura dan Bagnaia. Persaingan musim ini masih panjang, dengan beberapa seri tersisa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
