PAG 2025 Dukung UMKM Pangan Fungsional Naik Kelas dan Aman

Wahyu T. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 60 dibaca
Bisik.id
PAG 2025 Dukung UMKM Pangan Fungsional Naik Kelas dan Aman

Gambar atau konten salah?

Program Pertapreneur Aggregator (PAG) 2025 bertujuan untuk mendorong UMKM pangan fungsional agar tidak hanya memproduksi makanan alami, tetapi juga memenuhi standar keamanan, mutu, dan tata kelola yang setara dengan industri. Tujuan utama program ini adalah agar UMKM dapat menghasilkan produk yang aman, teruji, dan kompetitif, serta berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Pendampingan dalam program ini difokuskan untuk memperkuat sistem produksi, menjaga konsistensi kualitas, dan meningkatkan kesiapan operasional. Hal ini bertujuan agar UMKM bisa naik kelas dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), menyampaikan bahwa penguatan UMKM pangan sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

"UMKM pangan perlu didorong untuk naik kelas dengan standar yang kuat. Dengan sistem dan kualitas yang terjaga, UMKM dapat berperan dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menyediakan produk yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Baron.

Salah satu peserta dari Program PAG 2025 adalah Imago Raw Honey asal Bogor. Perusahaan ini terpilih sebagai salah satu dari 10 Champion PAG 2025 dan kini memasuki tahap Business Acceleration & Scaling Up. Melalui pendampingan, Imago mengembangkan madu fungsional berbasis riset untuk menjaga kualitas produk dan memastikan keamanan pangan secara konsisten.

Pemilik Imago Raw Honey, Henry, mengungkapkan bahwa pendampingan dalam PAG telah memperkuat kapasitas manajemen dan operasional usahanya. Pada bulan Desember 2025, perusahaannya berhasil meraih sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), yang merupakan langkah penting dalam menjamin keamanan pangan serta kesiapan untuk produksi skala besar.

Program Pertapreneur Aggregator telah berjalan sejak akhir 2025 dan mencakup tahapan Business Acceleration secara online. Program ini dilanjutkan dengan kelas Business Acceleration & Scaling Up yang melibatkan mentor dari Universitas Gadjah Mada. Sebanyak 10 Champion PAG 2025 mendapatkan pembekalan intensif, mulai dari penguatan strategi bisnis hingga penyusunan awal Business Improvement Plan (BIP), termasuk aspek finansial.

Memasuki bulan Januari 2026, program ini akan berlanjut ke tahap visitasi lapangan oleh tim asesor ke lokasi usaha masing-masing peserta. Visitasi ini bertujuan untuk memvalidasi kesesuaian dokumen BIP dengan kondisi riil yang mencakup aset, kapasitas produksi, stok, dan operasional. Hal ini akan menetapkan data baseline.

Selain itu, visitasi juga akan digunakan untuk finalisasi Objective and Key Results (OKR), dengan menurunkan strategi BIP ke dalam target bulanan yang terukur. Tahap ini juga akan memverifikasi kesiapan agregasi, termasuk calon UMKM yang akan dikembangkan melalui skema kolaborasi dan pengembangan usaha.

Program ini berpotensi memberikan dampak positif bagi UMKM, meningkatkan kualitas produk, dan mendukung ketahanan pangan nasional.

UMKMketahanan panganstandar keamananproduk fungsionalpendampinganHACCPBusiness AccelerationPAG 2025

Komentar

Memuat komentar...