Paguyuban Kepala Desa Bandar Kedungmulyo Berwisata ke IKN

Dedi S. · 2 min baca · 2 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Paguyuban Kepala Desa Bandar Kedungmulyo Berwisata ke IKN

Gambar atau konten salah?

Paguyuban Kepala Desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, mengadakan perjalanan wisata ke Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur. Rencana ini sudah direncanakan selama setahun, di mana setiap anggota menabung melalui kas paguyuban.

Di antara 11 kepala desa yang ikut, Kepala Desa Banjarsari Basyaruddin Saleh menjadi salah satu yang berangkat. Ia menjelaskan bahwa seluruh biaya perjalanan berasal dari kas paguyuban yang terkumpul selama satu tahun. Setiap hari Rabu, paguyuban rutin menggelar pertemuan untuk mempererat kerukunan dan membahas isu terkini.

Di setiap pertemuan, anggota membayar iuran sebesar Rp 200.000. Iuran ini khusus ditujukan untuk membiayai wisata ke IKN. Setiap tahun paguyuban Kepala Desa Kecamatan Bandar Kedungmulyo melakukan perjalanan serupa menggunakan kas paguyuban.

“Seluruhnya pakai uang kas paguyuban, sisanya ditambah uang pribadi. Seluruhnya kemarin kurang lebih habis Rp 100 juta,” terangnya kepada wartawan, Rabu (17 Juni 2026).

IKN dipilih sebagai tujuan utama karena keindahan dan nilai sejarahnya. Selain itu, perjalanan ini menjadi kenang‑kenangan bagi para kepala desa selama masa jabatan mereka.

“Awalnya malah maunya ke Thailand. Cuman tiba‑tiba sepontan penasaran dengan IKN. Masa jadi kades mau selesai belum tahu ibu kota yang baru,” jelas Basyaruddin.

Rombongan paguyuban berangkat pada Selasa (9 Juni 2026) dan menginap selama dua malam di salah satu hotel di IKN. Selama dua hari, mereka mengunjungi berbagai spot menarik di kompleks IKN, mulai dari titik nol IKN, kawasan Plaza Seremoni, Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Masjid Negara, hingga halaman Istana Presiden.

“Saya datang langsung melihat ke Istana Presiden. Semua tempat kami datangi, paling bagus menurut saya di titik nol,” tandasnya.

Perjalanan ini menegaskan bahwa paguyuban Kepala Desa tidak hanya fokus pada urusan lokal, tetapi juga membuka mata terhadap perkembangan dan potensi kota baru di Indonesia. Dengan biaya yang terorganisir dan partisipasi aktif, mereka menegaskan komitmen terhadap pembangunan dan kebersamaan.

Paguyuban Kepala DesaBandar KedungmulyoIbu Kota NusantaraKalimantan Timurkas paguyubanwisataKepala Desa Banjarsari Basyaruddin Saleh

Komentar

Memuat komentar...