Paraguay Bermain Kasar, Wasit dan VAR Dikritik
Gambar atau konten salah?
Pertandingan antara Timnas Paraguay dan Prancis di Piala Dunia 2026 berlangsung panas. Bukan karena skor tipis 1-0, melainkan karena aksi-aksi kontroversial pemain Paraguay yang disebut-sebut bermain kasar. Laga yang digelar di Stadion Philadelphia pada Minggu, 05 Juli 2026 dini hari WIB itu dimenangkan Prancis berkat gol penalti Kylian Mbappe pada menit ke-70.
Yang menarik, meskipun permainan keras terjadi sepanjang pertandingan, tidak ada satu pun pemain Paraguay yang menerima kartu kuning. BBC mencatat sejumlah insiden yang luput dari perhatian wasit dan teknologi VAR.
Insiden pertama terjadi saat eksekusi penalti Mbappe. Sebelum tendangan dilakukan, para pemain Paraguay sengaja berkumpul di sekitar titik putih. Mereka mencoba mengganggu konsentrasi. Bahkan, Gustavo Velazquez tertangkap kamera berusaha merusak permukaan lapangan di titik penalti dengan kakinya. Tapi usahanya gagal. Mbappe tetap tenang dan sukses menjalankan tugasnya.
Menit ke-80, giliran Dayot Upamecano yang menjadi korban. Bek Prancis itu sedang menjaga ketat seorang pemain Paraguay. Tiba-tiba, ia mendapat sikutan keras di bagian tulang rusuk. Wasit? Tidak bereaksi sama sekali.
Menjelang akhir pertandingan, Matias Galarza menampar Jules Kounde. Kejadian ini terjadi pada menit 90+4. Lagi-lagi, VAR tidak turun tangan. Galarza pun lolos dari kartu merah yang seharusnya ia terima.
Galarza juga terlibat dalam insiden lain. Ia bersitegang dengan pemain Prancis, Olise. Olise menarik kerah baju Galarza. Galarza pun langsung jatuh pura-pura. Wasit tertipu. Olise malah yang mendapat kartu kuning di masa injury time.
Tekel keras Andres Cubas pada Adrien Rabiot juga tidak dihukum. Ini bukan satu-satunya pelanggaran yang luput. Sikutan Galarza kepada Mbappe di babak pertama juga tidak mendapatkan sanksi apa pun.
Pertandingan ini menjadi sorotan karena banyaknya pelanggaran yang tidak dihukum. Wasit dan VAR dianggap gagal melindungi pemain Prancis dari permainan kasar Paraguay. Kemenangan Prancis pun terasa pahit karena harus melalui pertarungan fisik yang ketat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Paraguay Bermain Kasar, Wasit dan VAR Dikritik
IKN Dorong Ekonomi PPU Tumbuh 19,9 Persen
Penjual Ayam Goreng Rumahan Kena Denda Rp8,8 Juta Gegara Bau
Pengamanan Digandakan Jelang Meksiko vs Inggris
Klopp Setuju Latih Timnas Jerman
Suporter Meksiko Gempur Hotel Timnas Inggris
Kode Redeem Genshin Impact 1 Juli 2026: Klaim Hadiah Gratis Sekarang
Ahli Gizi: Batas Aman Makan Durian Cukup 2-3 Biji
Ferrari Rp 9,5 M Rusak Dipakai Perosotan Anak-Anak