PB PASI Target Medali Emas Asian Games 2026, Siap Tantangan

Jaka M. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 96 dibaca
Bisik.id
PB PASI Target Medali Emas Asian Games 2026, Siap Tantangan

Gambar atau konten salah?

Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) telah menetapkan sasaran medali untuk Asian Games 2026. Target ini menempatkan medali emas sebagai incaran utama bila memungkinkan.

Wakil Ketua Umum PB PASI, Tigor Tanjung, menegaskan bahwa sasaran tersebut realistis mengingat potensi atlet Indonesia saat ini. “Kalau ambisi kami sih maunya dapat medali. Kalau bisa medali emas di Asian Games,” ujarnya ketika ditemui di kawasan Senayan pada hari Kamis, 9 April 2026.

Keputusan ini berlandaskan hasil positif di SEA Games terakhir, di mana atletik Indonesia meraih sembilan medali emas. Keberhasilan tersebut menjadi pijakan bagi PB PASI untuk menargetkan prestasi lebih tinggi di ajang Asia.

Di antara atlet yang masih menjadi andalan, nama-nama seperti Hendro Yap (jalan cepat), Maria Natalia Londa (lompat jauh/triple jump), Odekta Elvina Naibaho, Violine Intan Puspita, dan Robi Syianturi tetap menjadi harapan utama.

Selain itu, PB PASI menyoroti potensi baru yang muncul. Diva Renatta Jayadi (lompat galah) dan Dina Aulia (100 meter lari gawang putri) dianggap memiliki peluang besar. “Ya kalau saat ini tidak bisa janji tapi kita punya potensi misalnya Diva pada lompat galah, Dina 100 meter lari gawang. Kalau sprint, Lalu Zohri dkk memang agak tertinggal lah di luar Asia Tenggara. Ya kita lihat lah,” ungkap Tigor.

Meski menghadapi tantangan, PB PASI tetap menjaga optimisme. Salah satu hambatan utama adalah efisiensi anggaran yang berdampak pada program uji coba internasional. “Optimistis lah, optimis harus tetap dipelihara karena kita ini enggak harus, apa-apa kalau tak disediakan, tak bisa. Harus ada hal lain dikerjakan. Kalau ini tak dapat, apa yang harus kita lakukan,” tegas Tigor.

Rekam jejak atletik Indonesia di Asian Games menunjukkan perjalanan yang berliku. Pada tahun 2014, Maria Natalia Londa membawa Indonesia meraih medali emas di nomor lompat jauh. Di edisi berikutnya, Indonesia memperoleh dua perak dan satu perunggu pada Asian Games 2018.

Namun, pada Asian Games 2022—yang digelar tahun 2023—Indonesia tidak berhasil meraih medali. Pencapaian terbaik adalah peringkat kelima di estafet putra dan peringkat keenam bagi Lalu Muhammad Zohri di 100 meter putra. Beberapa atlet lain mencatat personal best, antara lain Robi Syianturi, Rikki Simbolon, Agus Prayogo, Abdul Hafiz, Odekta, dan Violine.

Menanggapi situasi, Tigor menegaskan pentingnya latihan keras. “Kita juga harus berlatih kan, enggak juga (karena) melihat sekarang, ‘Ah, enggak mungkin’. Ya harus bekerja keras,” tambahnya.

Dengan kombinasi pengalaman veteran dan bakat baru, PB PASI berharap dapat menorehkan prestasi yang lebih baik di Asian Games 2026. Fokus pada efisiensi anggaran dan pelatihan intensif menjadi kunci untuk mencapai target medali, termasuk medali emas yang menjadi impian.

PB PASIAsian Games 2026medali emasLalu Muhammad Zohrianggaran efisiensipelatihan intensifMaria Natalia Londa

Komentar

Memuat komentar...