Pelatihan Manajemen Risiko ISO 31000 Digelar PSC-EVL, Ini Jadwalnya
Gambar atau konten salah?
Menjalankan usaha atau memimpin sebuah organisasi tidak pernah lepas dari ketidakpastian. Bukan hanya soal bagaimana mencapai target atau mencari celah pertumbuhan baru. Ada banyak hal yang bisa saja melenceng: kondisi pasar yang berubah drastis, masalah di lapangan, atau keputusan yang hasilnya tidak sesuai perkiraan.
Masalahnya, risiko itu sering kali muncul tanpa tanda-tanda yang jelas. Ia seperti gunung es. Terlihat kecil di permukaan, tapi bisa jadi masalah besar di bawahnya. Jika tidak diidentifikasi sejak dini dan dikelola dengan baik, persoalan sepele bisa membesar dan mengganggu kelancaran operasional organisasi. Karena itu, kemampuan untuk membaca dan mengelola risiko bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan pokok bagi para profesional di berbagai bidang.
Setiap keputusan bisnis selalu punya dua sisi: keuntungan dan kemungkinan gagal. Bayangkan sebuah perusahaan ingin meluncurkan strategi pemasaran baru. Tanpa perhitungan matang tentang potensi kendala di lapangan atau respons pasar, strategi yang sudah disusun rapi bisa gagal di tengah jalan. Di sinilah peran manajemen risiko menjadi krusial. Prosesnya bukan cuma mendata hal-hal yang berpotensi salah. Lebih dari itu, ini soal menilai seberapa besar dampak yang mungkin timbul, memilah mana yang harus diprioritaskan, dan menyiapkan rencana cadangan yang efektif.
Bagi Anda yang tertarik mendalami keterampilan ini secara lebih serius, ada program pelatihan yang bisa diikuti. Pelatihan dan Uji Kompetensi Manajemen Risiko yang digelar oleh Piranha Smart Center (PSC) bersama Education Visionary Lab (EVL) menawarkan materi yang komprehensif. Acara ini mengacu pada standar internasional ISO 31000:2018. Materinya mencakup berbagai aspek penting, mulai dari cara mengidentifikasi risiko, menyusun risk register, melakukan penilaian risiko, menentukan risk appetite dan risk tolerance, hingga merancang strategi mitigasi yang tepat.
Peserta juga akan diajak mempelajari cara memantau dan mengevaluasi risiko, mengambil keputusan berdasarkan analisis risiko, serta mengembangkan dashboard untuk keperluan pelaporan. Metode pembelajarannya pun tidak melulu teori. Ada studi kasus dari perusahaan nyata, diskusi interaktif, dan simulasi. Tujuannya jelas: agar peserta benar-benar paham bagaimana menerapkan konsep-konsep tersebut dalam situasi kerja yang sesungguhnya.
Program ini menawarkan dua pilihan jenjang sertifikasi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan karier Anda:
- CRA (Certified Risk Associate): pelaksanaan pada 26-27 Oktober 2026.
- CRP (Certified Risk Professional): pelaksanaan pada 26-28 Oktober 2026.
Kedua program ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Bagi Anda yang berminat untuk mengasah kemampuan sekaligus mendapatkan sertifikasi resmi, informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan pendaftaran dapat diakses melalui tautan yang tersedia.
Memahami risiko bukan berarti menjadi takut untuk melangkah. Justru dengan memahami apa yang bisa salah, Anda bisa bergerak lebih percaya diri. Anda jadi punya peta jalan yang jelas tentang apa yang harus dilakukan ketika situasi tidak sesuai rencana. Di tengah dunia bisnis yang semakin kompleks dan cepat berubah, kemampuan ini menjadi pembeda antara mereka yang sekadar bertahan dan mereka yang mampu tumbuh di tengah ketidakpastian.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Investasi Freeport Rp 715 Triliun Dongkrak Ekonomi
Bahlil-Ara Bahas Rumah Berjargas dan PLTS
Pertamina Siapkan BBM Tambahan Antisipasi Lonjakan Saat MotoGP Mandalika
Pertamina Tambah Pasokan LPG 200 Persen di Lombok untuk MotoGP 2026
BEI Terapkan Aturan Baru, Emiten Wajib Punya Saldo Laba
IHSG Pagi Ini Ambruk, Nyaris Tembus Level 6.000
Berita Terbaru
Investasi Freeport Rp 715 Triliun Dongkrak Ekonomi
Bahlil-Ara Bahas Rumah Berjargas dan PLTS
Pertamina Siapkan BBM Tambahan Antisipasi Lonjakan Saat MotoGP Mandalika
Pertamina Tambah Pasokan LPG 200 Persen di Lombok untuk MotoGP 2026
BEI Terapkan Aturan Baru, Emiten Wajib Punya Saldo Laba
IHSG Pagi Ini Ambruk, Nyaris Tembus Level 6.000
