Pelindo Luncurkan Dashboard ACS untuk Transparansi Pembayaran
Gambar atau konten salah?
PT Pelabuhan Indonesia (Persero), atau yang lebih dikenal sebagai Pelindo, terus mendorong perubahan digital di sektor pelabuhan. Salah satu fokus utamanya adalah sistem pembayaran. Mereka kini menggunakan Dashboard Auto Collection System (ACS). Melalui dashboard ini, pengguna jasa bisa mendapatkan informasi transaksi dengan lebih mudah. Datanya pun real-time dan transparan.
Dashboard ACS ini menyatukan semua proses pembayaran jasa kepelabuhanan dalam satu tampilan. Pengguna jasa bisa memantau sendiri posisi transaksi mereka. Di sisi lain, Pelindo juga diuntungkan. Mereka mendapatkan data penerimaan dan pencatatan transaksi yang lebih akurat.
Bachtiar Soeria Atmadja, Direktur Keuangan Pelindo, menjelaskan alasan di balik pengembangan sistem ini. Menurutnya, ini adalah bagian dari upaya memperkuat tata kelola transaksi. Tujuan lainnya adalah memberikan kemudahan dan kepastian informasi bagi pengguna jasa. "Digitalisasi sistem pembayaran tidak hanya memberikan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi juga mendukung transparansi, akurasi pencatatan, serta proses rekonsiliasi yang lebih efektif baik bagi Pengguna Jasa maupun Pelindo. Dengan informasi transaksi yang dapat dipantau secara lebih jelas, kami juga dapat memperkuat tata kelola penerimaan perusahaan," kata Bachtiar dalam keterangan tertulis pada Rabu, 04 November 2026.
Ada tiga status transaksi yang bisa dipantau pengguna jasa lewat Dashboard ACS Pelindo. Pertama, dana terbayar. Kedua, dana ditahan. Ketiga, dana dirilis. Informasi ini membantu pengguna jasa mengetahui perkembangan transaksi mereka. Semua sesuai dengan proses dan ketentuan yang berlaku.
Dashboard ini juga menyediakan data untuk proses pencocokan dan rekonsiliasi dengan catatan keuangan. Hasilnya, proses administrasi pembayaran antara pengguna jasa, perbankan, dan Pelindo menjadi lebih efektif. Saat ini, ACS Pelindo sudah terhubung dengan dua bank. Yaitu Bank BRI melalui Qlola by BRI dan Bank Mandiri via Kopra by Mandiri. Ke depannya, Pelindo berencana memperluas konektivitas dengan mitra perbankan lain. Langkah ini untuk terus mendukung kemudahan dan transparansi transaksi jasa kepelabuhanan. "Pemanfaatan Dashboard ACS menjadi bagian dari upaya Pelindo dalam mendorong digitalisasi proses bisnis serta memperkuat tata kelola transaksi jasa kepelabuhanan. Melalui pengembangan sistem yang berkelanjutan, Pelindo berupaya menghadirkan proses pembayaran yang semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel," tutup Bachtiar.
Transformasi digital di Pelindo ini bukan sekadar soal teknologi. Lebih dari itu, ini tentang tata kelola yang lebih baik. Dengan sistem yang transparan dan real-time, potensi kesalahan pencatatan bisa diminimalkan. Pengguna jasa pun punya kendali lebih besar untuk memantau transaksi mereka sendiri. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana perusahaan pelabuhan milik negara beradaptasi dengan era digital, meskipun langkahnya masih bertahap dan terbatas pada mitra perbankan tertentu.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Dibuka Melemah, Anjlok 1,57 Persen ke 4.827
BRI Buka Galeri E-Channel di JPM Dukuh Atas untuk Komuter
Kemenkeu Tolak Jadi Pemegang Saham BEI
Pandu Sjahrir Lepas Saham Supra Sekuritas Sejak Juni
OJK Paksa Pengembalian Dana Rp5 Miliar Kasus Manipulasi Saham
LPS: 14 BPR Tutup Akibat Tata Kelola Buruk
