Peluru Perang Dunia I Tersangkut di Rektum Pasien Prancis

Dani L. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 44 dibaca
Bisik.id
Peluru Perang Dunia I Tersangkut di Rektum Pasien Prancis

Gambar atau konten salah?

Pria 24 tahun di Toulouse, Prancis datang ke rumah sakit karena nyeri hebat di bagian bawah tubuhnya. Ia hanya memberitahu petugas medis bahwa ia telah menaruh sesuatu ke dalam rektumnya, tanpa menjelaskan lebih detail. Pemeriksaan cepat mengungkapkan bahwa benda tersebut merupakan peluru artileri Jerman dari Perang Dunia I, berukuran 16 x 4 cm dan berasal dari tahun 1918.

Situasi menimbulkan kekhawatiran akan ledakan. Rumah sakit segera meminta bantuan tim penjinak bom dan petugas pemadam kebakaran. Tempatnya dievakuasi sementara, lalu para ahli menilai peluru tersebut sudah tidak aktif. Setelah diverifikasi, tim penjinak menegaskan bahwa lokasi aman. Petugas pemadam kebakaran tetap aktif memperkuat area untuk menghindari risiko kebakaran selama proses pengeluaran.

Kasus ini bukan kejadian pertama di Prancis. Pada waktu serupa, seorang pria berusia 88 tahun di Toulon mengalami keluhan nyeri dubur yang sama. Ia menaruh peluru artileri sepanjang 20 x 5 cm ke dalam rektumnya. Rumah sakit mengumumkan bahwa dari pukul 21.00 hingga 23.30, personel penjinak bom, evakuasi pasien dewasa dan anak-anak, serta pengalihan pasien darurat dilakukan.

Meskipun situasinya memerlukan intervensi khusus, tim penjinak bom menegaskan bahwa kemungkinan peluru tersebut akan meledak sangat kecil. Mereka menjelaskan bahwa benda itu adalah koleksi militer dari Perang Dunia I. Pasien diharapkan pulih sepenuhnya setelah perawatan medis.

Ringkasan
Tahun 1918 peluru artileri Jerman ditemukan di rektum pria 24 tahun di Toulouse, memicu evakuasi dan intervensi tim penjinak bom. Sebelumnya, 88 tahun pria di Toulon mengalami kejadian serupa, namun juga berhasil diatasi tanpa ledakan. Kedua kasus menunjukkan pentingnya penanganan cepat dan koordinasi antar unit medis serta penjinak bom di fasilitas kesehatan.

peluru artileripenjinak bomrumah sakitToulousePerang Dunia Ievakuasirektum

Komentar

Memuat komentar...