Pemerintah Perpanjang Work From Home Satu Hari Mingguan

Dewi M. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 95 dibaca
Bisik.id
Pemerintah Perpanjang Work From Home Satu Hari Mingguan

Gambar atau konten salah?

Jakarta, 21 Mei 2026Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengabarkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa kebijakan Work From Home (WFH) satu hari setiap minggu akan diperpanjang selama dua bulan. Kebijakan ini awalnya diberlakukan sejak April 2026.

Airlangga menjelaskan bahwa langkah tersebut bertujuan menghemat energi. Pasokan energi di Indonesia saat ini terancam akibat ketegangan geopolitik global. Dengan mengurangi perjalanan kerja, konsumsi listrik dan bahan bakar dapat ditekan.

“Soal kebijakan paket terkait dengan ekonomi ke depan dalam situasi seperti sekarang di mana perang belum berakhir, maka juga akan dilanjutkan work from home untuk dua bulan ke depan,” ujar Airlangga setelah rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Selain WFH, pemerintah menyiapkan beberapa insentif dan stimulus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua 2026. “Dan selain itu juga ada beberapa insentif yang sedang dipersiapkan oleh pemerintah untuk mendorong agar ekonomi di kuartal II bisa bergerak,” tambahnya.

Airlangga juga melaporkan rencana implementasi Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang akan dimulai pada 1 Juni 2026. Ekspor CPO, batu bara, dan ferro alloy akan diproses melalui BUMN khusus, PT Danantara Sumber Daya Indonesia.

Ia menegaskan bahwa semua instrumen regulasi—dari Permendag, Bank Indonesia, hingga Menteri Keuangan—akan disiapkan dan selesai sebelum 1 Juni. “Nah, tadi kami laporkan bahwa berbagai instrumen regulasi, baik dari Permendag, dari BI, maupun dari Menteri Keuangan juga akan disiapkan dan akan, sebelum 1 Juni itu akan diselesaikan,” jelas Airlangga.

Untuk memastikan pelaku usaha memahami perubahan, sosialisasi dua kebijakan akan dilaksanakan sore ini. Pihak pemerintah akan mengumpulkan semua pelaku usaha di kantor pusat untuk menjelaskan kebijakan ekspor satu pintu lewat BUMN.

Selanjutnya, sosialisasi kepada asosiasi akan dilakukan pada sore hari ini jam 4. “Kemudian yang kedua juga sosialisasi kepada asosiasi juga akan dilakukan sore hari ini jam 4, sehingga asosiasi‑asosiasi yang terkait mengetahui kebijakan yang akan dibuat oleh pemerintah,” tutup Airlangga.

Secara keseluruhan, langkah-langkah ini mencerminkan upaya pemerintah untuk menstabilkan ekonomi di tengah ketidakpastian global, sambil menjaga efisiensi energi dan memfasilitasi ekspor melalui mekanisme BUMN.

Work From HomeEnergiGeopolitikInsentifDevisa Hasil EksporBUMNEkspor Satu Pintu

Komentar

Memuat komentar...