Pemerintah Siapkan Rp31,8 Triliun untuk Empat Program Ekonomi
Gambar atau konten salah?
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa situasi geopolitik global diprediksi tidak akan mengalami perubahan berarti saat memasuki tahun depan. Ketidakpastian masih akan mewarnai tahun mendatang, namun pemerintah berencana mendorong laju pertumbuhan ekonomi sejak akhir tahun ini.
Empat program utama telah disiapkan pemerintah. Pertama, pembukaan rekening bank bagi masyarakat yang sudah berusia 17 tahun. Kedua, perpanjangan bantuan pangan berupa beras 10 kilogram hingga akhir tahun. Ketiga, bantuan subsidi upah atau BSU untuk para pekerja.
"Program-program yang akan dilaksanakan, satu yang terkait dengan pembukaan rekening koran, yang kedua terkait dengan bantuan pangan yang 10 kilo untuk 3 bulan, yang ketiga bantuan subsidi upah," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu 21 Oktober 2026.
Keempat, ada program diskon transportasi yang menyambut libur Natal dan Tahun Baru, atau biasa disebut Nataru. Total anggaran yang disiapkan untuk seluruh program ini mencapai Rp 31,8 triliun.
"Nah, itu yang akan berjalan sampai dengan akhir tahun dan diskon Natal tahun baru juga seluruhnya sudah disiapkan. Dananya sekitar Rp 31,8 triliun," ujar Airlangga.
Pemerintah memilih menggenjot konsumsi masyarakat lewat bantuan langsung dan diskon transportasi. Ini strategi jangka pendek. Tujuannya menjaga daya beli di tengah ketidakpastian global yang belum mereda.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
32 Perusahaan Hutan Dibekukan Menteri, 1,9 Juta Hektare Terdampak
BI Perpanjang Aturan LTV 100% Hingga 2027
Prabowo Peringatkan MSCI, Indonesia Tak Gentar
BI Siap Cabut Izin Merchant QRIS yang Terlibat Judi Online
IHSG Menguat 0,94% ke 5.328 Usai Anjlok 1%
CIMB Niaga Kaji Delisting, Harga Saham Dianggap Terlalu Rendah
