Pemilik Bitcoin Kembalikan 400k USD lewat AI Claude

Sinta R. · 2 min baca · 26 hari lalu · 53 dibaca
Bisik.id
Pemilik Bitcoin Kembalikan 400k USD lewat AI Claude

Gambar atau konten salah?

Seorang pemilik Bitcoin, yang dikenal lewat akun X bernama @cprkrn, berhasil mengembalikan aset kriptonya senilai USD 400.000 (sekitar Rp 6,400,000,000) berkat bantuan kecerdasan buatan Claude.

Ia mengisahkan bahwa lebih dari 11 tahun lalu, ia kehilangan akses ke dompet kriptonya karena keteledoran sederhana. Saat mabuk, ia mengganti kata sandi dompet dan melupakannya keesokan harinya. Sejak saat itu, ia tidak dapat masuk ke akun tersebut.

Beberapa minggu yang lalu, ia menemukan catatan mnemonic lama—frasa pemulihan yang dulu ia gunakan. Namun frasa itu ternyata masih mengacu pada kata sandi lama, bukan yang baru. Tanpa harapan, ia memutuskan untuk meminta bantuan AI.

Ia mengirim semua data yang tersisa di komputer lamanya, yang masih menyimpan arsip kuliah, ke Claude AI, sebuah produk dari Anthropic. Claude kemudian menganalisis data tersebut secara mendalam.

Hasilnya mengejutkan. Claude menemukan sebuah file dompet yang berasal dari Desember 2019. File itu berisi kunci privat yang diperlukan untuk mengakses dompet di Blockchain.com. Di dalamnya, tersimpan 5 BTC utuh yang dibelinya pada April 2015 ketika harga koin masih sekitar USD 250 per unit.

Selama hampir sepanjang sejak April 2015, 5 BTC tersebut tidak pernah dipindahkan. Akhirnya, pada minggu ini, ia berhasil mentransfernya ke dompet baru.

Ia mengaku sebelumnya sudah mencoba metode brute‑force menggunakan btcrecover, sebuah alat pemulihan sumber terbuka. Claude menelusuri catatan tersebut dan menegaskan bahwa upaya brute‑force telah menguji hingga 3,5 triliun kombinasi kata sandi, namun tidak menghasilkan kunci yang benar.

Keberhasilan Claude datang ketika catatan mnemonic lama cocok dengan alamat yang terhubung pada file dompet tertentu. Claude kemudian menemukan file cadangan yang lebih tua dan mengidentifikasi bug pada konfigurasi kata sandi. Bug tersebut membuat kunci utama dan kandidat kata sandi tidak terintegrasi dengan benar.

Setelah Claude memperbaiki kesalahan kode tersebut, dompet berisi miliaran rupiah dapat didekripsi dan diakses kembali. Ia mengungkapkan kegembiraannya di X dan secara khusus berterima kasih kepada Anthropic serta CEO-nya, Dario Amodei. Ia bahkan bercanda bahwa ia akan menamai anaknya dengan nama bos Anthropic tersebut.

Kisah ini mengingatkan bahwa pada masa-masa awal Bitcoin, banyak kekayaan terperangkap secara permanen karena manusia mudah kehilangan kata sandi, merusak hard drive, atau membuang buku catatan. Meski 5 BTC bernilai sangat fantastis, angka tersebut masih belum sebanding dengan tragedi yang dialami James Howells.

Howells, seorang pria asal Inggris, terkenal karena kehilangan 8.000 BTC (sekitar USD 647 juta) setelah hard drive-nya secara tidak sengaja dibuang ke tempat pembuangan akhir yang berisi 1,4 juta ton sampah. Hingga kini, ia terus berusaha meminta izin pemerintah setempat untuk membongkar tumpukan sampah tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 17 Mei 2026. Ia menegaskan bahwa teknologi AI dapat menjadi alat penting dalam memulihkan aset digital yang terancam hilang. Namun, ia juga mengingatkan bahwa keamanan kata sandi tetap menjadi hal utama bagi para pelaku kripto.

BitcoinClaude AIdompet kriptomnemonic5 BTCAnthropicDario Amodeikeamanan kata sandi

Komentar

Memuat komentar...