Pemkab Klungkung Tambah Trip Kapal ke Nusa Penida Bersubsidi
Gambar atau konten salah?
Pemkab Klungkung telah mendapat persetujuan dari Pemprov Bali untuk menambah trip kapal perintis menuju Nusa Penida. Pelayaran baru ini akan dimulai dari Pelabuhan Padangbai, Karangasem.
Bupati Klungkung, I Made Satria, menjelaskan bahwa permintaan penambahan layar didorong oleh ketimpangan harga antara Kecamatan Nusa Penida dan wilayah Gumi Serombotan lainnya. Ia menegaskan bahwa perbedaan harga bisa mencapai dua hingga empat kali lipat, sehingga perlu segera diatasi.
"Itulah mengapa kami berupaya meminta adanya penambahan trip ini dan tadi Pak Gubernur langsung yang memerintahkan agar penambahan ini segera dapat dilakukan meski akan ada tambahan anggaran untuk subsidinya," kata Satria saat ditemui awak media di rumah dinasnya, Senin (15 Juni 2026) malam.
Setelah mendapat persetujuan, Pemkab Klungkung mempercepat kajian teknis dan ekonomis. Proses kajian ditargetkan berjalan secepatnya agar tambahan trip dapat terlaksana paling lambat awal tahun depan.
Salah satu kajian yang dilakukan adalah kelayakan biaya operasional, di mana jumlah trip sebelumnya dua menjadi tiga. Kajian ini menghitung biaya kebutuhan anggaran untuk subsidi. Meskipun demikian, kebutuhan anggaran diperkirakan meningkat dari Rp 1,4 miliar menjadi Rp 2,1 miliar.
Selain itu, Pemkab Klungkung juga mengkaji potensi ekonomi dan permintaan. Kajian akan menganalisis jumlah proyeksi penumpang dan volume muatan barang (hinterland) di pelabuhan tujuan untuk memastikan penambahan trip bernilai guna. Menurut Satria, pelayaran bisa diubah menjadi komersial jika permintaan besar.
"Kalau ternyata permintaannya besar dan dibutuhkan lebih dari tiga kali sehari, jadi bisa komersial dan tidak lagi disubsidi. Sehingga masyarakat bisa dengan lebih mudah mengakses pelayaran sesuai kebutuhan. Hal itu sangat mungkin terjadi," jelas Satria.
Di sisi lain, Satria menegaskan bahwa Pemkab Klungkung terus mengupayakan pembangunan pelabuhan penyeberangan pesinggahan di Kecamatan Dawan. Menurutnya, akan jauh lebih mudah mengatur pelayaran dan kebutuhan masyarakat di Nusa Penida jika memiliki pelabuhan sendiri.
Berdasarkan hasil studi kelayakan atau feasibility study (FS), proyek ini ditaksir menelan biaya sebesar Rp 343 miliar. "Ini yang terus kita upayakan. Masih berproses. Satu-satu dahulu kami selesaikan," terangnya.
Dengan penambahan trip dan pembangunan pelabuhan baru, Pemkab Klungkung berharap dapat memperbaiki akses transportasi ke Nusa Penida serta menurunkan ketimpangan harga antara wilayah pesisir. Proses ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Galungan Penglipuran Tanpa Penjor, Wisata Tetap Normal
Tetapkan 1 Muharram 1448 H 17 Juni 2026, Beda Pemerintah
Kemenag Tandai Tanggal Muharram 1448 H: 16 Juni, PBNU 17 Juni
Warga Asing Belgia Tewas di Bambu Green Villas, Bali
Gubernur Bali Minta Klungkung Tambah Trip ke Nusa Penida
BGN Ubah Insentif SPPG MBG Sesuai Jumlah Penerima
Berita Terbaru
Kota X Kembangkan Kendaraan Listrik Baru, Lapangan Kerja
Pemkab Klungkung Tambah Trip Kapal ke Nusa Penida Bersubsidi
Wali Kota Palu Peringatkan Warga Tetap Tenang Takut Kembali
Asep Mulyadi Serukan Hijrah 1 Muharram untuk Perubahan
Galungan Penglipuran Tanpa Penjor, Wisata Tetap Normal
Pemerintah Palu Kirim Ahli Uji Jembatan III Pasca Gempa 6,7
FIFA Atur Istirahat Hidrasi 3 Menit di Babak 2026
Durian Black Thorn Dicuri 9 Buah, Kerugian Rp3 Juta di Jurong East