Pemkot Tangerang Wajibkan Ayah Antar Anak ke Sekolah
Gambar atau konten salah?
Hari pertama sekolah untuk tahun ajaran 2026/2027 jatuh pada Senin, 13 Juli 2026. Menyambut momen itu, sejumlah pemerintah daerah mengeluarkan imbauan terkait gerakan GAMAS. GAMAS adalah singkatan dari gerakan ayah mengantar anak. Idenya sederhana: para ayah diminta untuk mengantar anak-anak mereka pada hari pertama sekolah.
Salah satu daerah yang sudah mengeluarkan arahan resmi adalah Pemerintah Kota Tangerang. Mereka menerbitkan Surat Edaran Nomor 15310 Tahun 2026. Kebijakan ini bertujuan memperkuat peran ayah dalam pengasuhan anak. Selain itu, gerakan ini juga diharapkan bisa mendampingi anak saat memasuki tahun ajaran baru.
Pemkot Tangerang berharap GAMAS bisa memberikan dukungan emosional kepada anak. Mereka juga ingin menumbuhkan semangat belajar dan memperkuat komunikasi antara orang tua dengan pihak sekolah. "Dengan ini, Wali Kota Tangerang Sachrudin mengajak seluruh keluarga di Kota Tangerang untuk menjadikan momen hari pertama sekolah sebagai kesempatan mempererat hubungan antara orang tua dan anak," kata Asda II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono. Pernyataan itu disampaikan melalui laman resmi Pemkot Tangerang pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Imbauan ini juga ditujukan secara khusus kepada aparatur sipil negara (ASN) laki-laki. Mereka yang memiliki anak usia sekolah diminta untuk mengantar anak pada hari pertama sekolah. Seluruh satuan kerja di Tangerang sudah mendapat arahan untuk mendukung gerakan tersebut. "Dalam hal ini, sudah diinstruksikan seluruh OPD untuk memberikan dukungan melalui penyesuaian waktu pelaksanaan tugas kedinasan agar ASN dapat menjalankan peran tersebut tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat," kata Ruta.
Dukungan juga datang dari tingkat pusat. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengimbau instansi pemerintah memberikan fleksibilitas. Tujuannya agar para ASN bisa mengantar anak di hari pertama sekolah. Arahan ini disampaikan secara resmi dalam surat Menteri PANRB nomor B/257/M.KT.02/2026.
Rini menegaskan bahwa fleksibilitas ini tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan publik. "Justru sebaliknya, kita harapkan melalui kebijakan ini ASN bisa bekerja lebih fokus, adaptif terhadap perkembangan, serta lebih seimbang dalam kehidupan," kata Rini dalam laman KemenPANRB pada Sabtu, 11 Juli 2026. Ia berharap pengaturan fleksibilitas kerja ini bisa mendorong ASN dalam mendampingi anak pada hari pertama sekolah. Semua itu harus dilakukan tanpa mengurangi profesionalisme, produktivitas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Gerakan GAMAS bukan sekadar ajakan seremonial. Ada harapan agar peran ayah dalam pengasuhan anak semakin terlihat. Di sisi lain, pemerintah juga mencoba menyeimbangkan antara tugas kedinasan dan peran keluarga. Fleksibilitas yang diberikan kepada ASN menjadi salah satu cara untuk mewujudkannya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Pemkot Tangerang Wajibkan Ayah Antar Anak ke Sekolah
Pelatihan Militer Manajer Kopdeskel Diperpanjang
Sema (33) Cuci Darah, Hipertensi Picu Gagal Ginjal
7 Kafe di Cipete Dekat De'Clan Signature
Penutupan Rute Feri Picu Macet Parah di Ketapang
Inggris vs Norwegia: Rekor 33 Tahun Tak Terkalahkan
Marquez Tercepat di Kualifikasi MotoGP Jerman