Pemuda Nekat Salto, Tenggelam di Waduk Saguling

Dedi S. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Pemuda Nekat Salto, Tenggelam di Waduk Saguling

Gambar atau konten salah?

Seorang pemuda bernama Deni Kurniawan (20) dilaporkan hilang di perairan Waduk Saguling, Kampung Cimanglid, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 04 Juli 2026, sekitar pukul 18.00 WIB. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian hingga saat ini.

Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan laporan kecelakaan air tersebut. Pihak kepolisian langsung bergerak ke lokasi setelah menerima informasi. "Betul, kami terima laporan informasi orang hilang diduga tenggelam di perairan Waduk Saguling, saat ini upaya pencarian masih dilakukan," kata Gofur saat dikonfirmasi pada Minggu, 05 Juli 2026.

Korban adalah warga Kota Cimahi. Ia sedang berwisata bersama teman-temannya di kawasan Bunker Batujajar. Mereka menyewa perahu untuk berkeliling di area waduk. Masalah muncul ketika korban nekat melompat ke air, meskipun kedalaman waduk sangat berbahaya.

"Pada saat di tengah waduk, korban ini memaksa untuk melompat ke aliran waduk walaupun sudah dilarang oleh temannya dan pengemudi perahu karena kedalaman waduk di tengah itu sekitar 27 sampai 28 meter," kata Gofur. Teman-teman korban dan pengemudi perahu sudah memperingatkannya. Tapi korban tetap bersikeras.

Menurut keterangan saksi, korban melompat dengan gaya salto ke belakang. Ia bahkan meminta kerabatnya merekam aksi tersebut. Setelah masuk ke air, korban sempat muncul ke permukaan. Namun kemudian ia tenggelam dan tidak muncul lagi.

Pengemudi perahu berusaha menolong. "Lalu pengemudi perahu mencoba untuk menolong dan sudah memegang rambut korban namun karena korban panik saksi tidak kuat untuk menahan korban dan korban pun tenggelam," kata Gofur. Upaya pertolongan gagal karena korban panik dan meronta.

Warga dan saksi melapor ke polisi setelah kejadian. Penyisiran dilakukan sejak Sabtu malam. Namun pencarian terkendala jarak pandang yang terbatas karena kondisi gelap. Pencarian dilanjutkan pada Minggu pagi dengan skala lebih luas. "Korban masih belum ditemukan karena pencarian di hari Sabtu terkendala kondisi gelap karena sudah malam. Pencarian melibatkan Basarnas untuk dilanjutkan Minggu pagi ini," ucap Gofur.

Kedalaman waduk di titik kejadian mencapai 27 hingga 28 meter. Kondisi ini membuat pencarian menjadi sulit. Tim SAR gabungan terus berupaya menemukan korban. Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya berenang di area waduk yang dalam, terutama tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai.

hilangtenggelamwaduk sagulingkecelakaan airpencarianSARkedalaman

Komentar

Memuat komentar...