Penjualan Mobil 01 Mei 2026 Turun, Kijang Innova Tetap Juara
Gambar atau konten salah?
01 Mei 2026 – Penjualan mobil di Indonesia mengalami penurunan. Menurut data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi wholesales dari pabrik ke dealer hanya 69.219 unit. Pada 01 April 2026 distribusi sebelumnya mencapai 80.779 unit. Penjualan retail juga turun 5,1 persen dibandingkan 01 April 2026, dengan raihan 71.890 unit.
Meski laporan 01 Mei 2026 menurun, tren positif masih terlihat pada angka kumulatif tahunan. Sepanjang 01 Januari 2026 hingga 31 Mei 2026, total penjualan retail mencapai 359.490 unit, naik 8,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Data wholesales kumulatif juga melonjak 12,8 persen menjadi 359.015 unit.
Kijang Innova tetap dominan di posisi teratas. Model Reborn dan Zenix mencatat distribusi 6.658 unit. Di posisi kedua, Suzuki Carry pick up menempati 3.793 unit. Puncak ketiga dipegang Daihatsu Gran Max pick up dengan 3.565 unit. Toyota Avanza berada di posisi keempat, terdistribusi 3.486 unit. Mobil listrik Jaecoo J5 muncul di posisi kelima, dengan distribusi 2.943 unit pada 01 Mei 2026, menjadikannya mobil terlaris di RI.
Model LCGC masih diminati. Toyota Calya dan Daihatsu Sigra masuk daftar 10 mobil paling laris. Berikut daftar lengkap 20 mobil terlaris periode 01 Mei 2026:
- Kijang Innova (Zenix dan Reborn): 6.658 unit
- Suzuki Carry pick up: 3.793 unit
- Daihatsu Gran Max pick up: 3.565 unit
- Toyota Avanza: 3.486 unit
- Jaecoo J5: 2.943 unit
- Toyota Calya: 2.785 unit
- Toyota Rush: 2.704 unit
- Daihatsu Gran Max (blind van dan minibus): 2.636 unit
- Toyota Veloz Hybrid: 2.378 unit
- Daihatsu Sigra: 2.135 unit
- Toyota Hilux: 1.785 unit
- Toyota Fortuner: 1.736 unit
- Honda Brio: 1.679 unit
- Mitsubishi Destinator: 1.668 unit
- Geely EX2: 1.395 unit
- Daihatsu Terios: 1.285 unit
- Toyota Agya: 1.221 unit
- Suzuki Fronx: 717
- Daihatsu Ayla: 696
- Mitsubishi L300: 629 unit (dry/din)
Walaupun penjualan bulanan menurun, Kijang Innova tetap memimpin pasar. Penurunan wholesales dan retail tidak menghalangi pertumbuhan kumulatif, menunjukkan kestabilan permintaan di pasar mobil Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Nindya Karya Pastikan Progres Sekolah Rakyat Serdang Bedagai
USD Menguat 0,23% vs Rupiah, Rp 17.900 per dolar Pagi
BBM Naik, Palembang Tetap Optimis Ekonomi Naik Car Free
BGN Hentikan Pembangunan Dapur MBG, Fokus Efisiensi Anggaran
Bandung Zoo Resmi Dikelola Faunaland, Kembali Dibuka
Chef Arnold Masukan Program MBG dan Rekomendasi Makan Cikini
Marcos Senesi Dipanggil Argentina, Ganti Balerdi Cedera