PGN Terpilih Best Companies to Work for in Asia 2026
Gambar atau konten salah?
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, yang juga berperan sebagai Subholding Gas Pertamina, baru saja menorehkan pencapaian penting. Pada 5 Juni 2026, perusahaan ini menerima pengakuan internasional di bidang pengelolaan sumber daya manusia. Penghargaan tersebut, Best Companies to Work for in Asia 2026 - Indonesia Chapter, diperingati di ajang HR Asia Awards 2026 yang diselenggarakan di Jakarta.
Penghargaan ini menegaskan komitmen PGN untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, profesional, dan kompetitif. Hal ini sekaligus memperkuat transformasi SDM guna mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan di masa depan. Rachmat Hutama, Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN, menyatakan:
“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen PGN dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan profesional dengan standar global, sekaligus membangun employee engagement yang kuat di seluruh lini perusahaan. Kami percaya bahwa transformasi bisnis hanya dapat berjalan optimal melalui pekerja yang engaged, adaptif, dan memiliki ruang untuk terus berkembang,” ujar Rachmat Hutama dalam keterangannya, 11 Juni 2026.
Rachmat menambahkan bahwa PGN terus mendorong peningkatan kapabilitas pekerja melalui berbagai program pengembangan kompetensi, kepemimpinan, serta penyediaan ruang kolaborasi dan inovasi guna membentuk talenta masa depan yang unggul dan siap menghadapi dinamika industri energi.
Dalam ajang penghargaan ini, PGN dinilai berhasil menerjemahkan visi perusahaan melalui arah pengelolaan SDM yang jelas. Dukungan Employee Value Proposition (EVP) yang kuat dan berbagai inisiatif transformasi human capital yang terintegrasi menjadi kunci keberhasilan tersebut.
Salah satu program unggulan yang mendukung pencapaian ini adalah Human Capital Unggul. Program ini mengintegrasikan strategi bisnis dan pengembangan SDM secara end-to-end. Pengelolaan talenta berbasis data dan pengembangan kepemimpinan terstruktur melalui pendekatan 70% assignment, 20% coaching, dan 10% training menjadi fondasi utama. Learning academy dan succession planning juga diimplementasikan untuk menyiapkan pemimpin masa depan perusahaan.
PGN juga secara konsisten menghidupkan budaya perusahaan melalui implementasi Living Core Values yang terukur dan berkelanjutan. Upaya ini diperkuat dengan hubungan industrial yang harmonis serta digitalisasi human capital yang terintegrasi, guna meningkatkan efisiensi dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Keunggulan pengelolaan SDM PGN didukung oleh penerapan standar global, komitmen terhadap keberagaman, kesejahteraan, dan inklusivitas pekerja. Human capital diposisikan sebagai mitra strategis dalam mendukung transformasi bisnis dan agenda sustainability perusahaan.
PGN Group saat ini memiliki lebih dari 2.700 pekerja yang tersebar di berbagai wilayah operasi. Perusahaan secara konsisten mengelola SDM secara optimal untuk menjaga keseimbangan operasional dan efisiensi, dengan jumlah pekerja yang relatif stabil setiap tahun. Tingkat perputaran pekerja (turnover rate) PGN pada 2025 tercatat sebesar 3,14%, yang mencerminkan tingkat retensi pekerja dan employee engagement yang baik di lingkungan PGN Group.
Transformasi SDM yang dijalankan PGN mencakup pengembangan talenta, integrasi budaya perusahaan, digitalisasi, peningkatan operational excellence, hingga penguatan inklusivitas. Semua langkah ini bertujuan membangun organisasi yang tangguh dan adaptif terhadap masa depan. PGN juga berkomitmen untuk terus mewujudkan pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan dampak yang bermakna bagi pekerja, perusahaan, dan masyarakat.
“Secara keseluruhan, strategi pengelolaan SDM PGN diarahkan untuk mewujudkan high performance organization, memastikan kesiapan talenta masa depan, meningkatkan produktivitas, mendukung agenda ESG, serta memperkuat digitalisasi sistem SDM secara terintegrasi,” tutup Rachmat.
Penghargaan ini menegaskan bahwa PGN tidak hanya fokus pada produksi energi, tetapi juga pada pengembangan karyawan. Dengan lebih dari dua ribu pekerja, perusahaan menunjukkan bahwa kualitas SDM dapat menjadi aset utama dalam mencapai tujuan bisnis dan sosial.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Menteri Perhubungan Tinjau Penyesuaian Tarif Penyeberangan
Syarifah Naura Juara Youth ESG Maritime 2026: Smart Bronjong
Polda Sumsel Luncurkan Latihan Senpi Musi 2026 Penegakan
XLSmart Luncurkan ESTA Ecosystem di Bravo 500 Summit 56 karakterك
Harga Emas Antam di Palembang Turun Rp 24.000, Ketiga Kali
