Pindad Siapkan Mobil Nasional dengan TKDN Tinggi Indonesia

Lina F. · 2 min baca · 2 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Pindad Siapkan Mobil Nasional dengan TKDN Tinggi Indonesia

Gambar atau konten salah?

PT Pindad sedang menyiapkan proyek mobil nasional yang diharapkan memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) tinggi. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa mobil yang dirancang Pindad akan memiliki TKDN lebih tinggi dibanding mobil yang sudah ada.

“Kalau saya mengunjungi pabrik‑pabrik, pabrik‑pabrik apa pun itu, pasti yang saya tanya TKDN‑nya berapa persen. Mobil listrik kita rata‑ratanya TKDN‑nya 30 sampai 70 persen. Walaupun memang nanti kita harapkan mobnas yang sekarang sedang didesain oleh Pindad itu akan memiliki nilai TKDN yang lebih tinggi,” kata Agus dalam Raker dengan Komisi VII DPR RI, kemarin.

Presiden Prabowo Subianto juga sering mengulangi keinginannya membuat kendaraan nasional sendiri. Ia menekankan bahwa tidak hanya mobil, tetapi juga motor, bus, dan truk harus diproduksi di dalam negeri. “Kita harus industrialisasi, kita harus bikin mobil sendiri, kita harus bikin motor sendiri, kita harus bikin televisi komputer handphone kita sendiri. Kita tidak boleh hanya dari pasar untuk pasar lain,” ujar Prabowo dalam beberapa kesempatan.

Di Subang, Minister of Defense Sjafrie Sjamsoeddin meninjau perkembangan proyek mobil nasional pada 10 Juni 2026. Kunjungan tersebut bertujuan menilai pembangunan fasilitas manufaktur dan kesiapan kawasan yang diproyeksikan menjadi instalasi strategis nasional.

Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa, memaparkan rencana kawasan industri otomotif terintegrasi. Tahap awal akan dibangun di atas lahan seluas 60 hektare dengan kapasitas produksi 50 ribu unit kendaraan per tahun. Dalam jangka panjang, kawasan tersebut direncanakan berkembang menjadi ekosistem manufaktur seluas 539 hektare dengan kapasitas produksi 300.000 unit per tahun.

Menhan meninjau sejumlah lokasi yang akan menjadi fasilitas utama produksi, pusat rekayasa kendaraan, fasilitas pengujian, serta sarana pendukung lainnya sesuai masterplan pengembangan kawasan. Dengan kapasitas yang direncanakan, proyek ini diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian di wilayah Subang dan sekitarnya melalui peningkatan investasi, tumbuhnya industri pendukung, serta penyerapan tenaga kerja hingga sekitar 2.000 orang.

Proyek ini mencerminkan upaya Indonesia untuk meningkatkan ketergantungan pada komponen dalam negeri, memperkuat industri otomotif, dan menciptakan lapangan kerja. Dengan dukungan pemerintah dan rencana ekspansi yang ambisius, mobil nasional ini berpotensi menjadi bagian penting dari strategi industrialisasi negara.

PT Pindadmobil nasionalTKDN tinggiindustri otomotifSubangPrabowo Subiantofasilitas manufaktur

Komentar

Memuat komentar...