Polres Bangka Barat mulai bangun dua rumah korban kebakaran

Ayu W. · 3 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Polres Bangka Barat mulai bangun dua rumah korban kebakaran

Gambar atau konten salah?

Polres Bangka Barat (Babar) memulai pembangunan kembali dua rumah milik warga yang hangus terbakar. Proyek ini merupakan bagian dari program bedah rumah yang digelar dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Dua rumah yang dibangun kembali tersebut milik Akuan Lege, yang beralamat di Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok. Satu lagi milik pasangan suami istri, Syarifudin dan Sumarnah, yang rumahnya berada di Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip. Program bedah rumah ini difasilitasi oleh Polda Bangka Belitung dan Polres Bangka Barat.

Proses pembangunan secara resmi dimulai dengan upacara peletakan batu pertama. Acara tersebut dihadiri oleh Dirbinmas Polda Bangka Belitung, Kombes Ridwan Raja Dewa, dan Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha. Bupati Bangka Barat, Markus, beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga turut hadir dalam acara tersebut.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, menjelaskan bahwa program bedah rumah ini merupakan bentuk bantuan dari Polda Bangka Belitung. Bantuan ini diberikan khusus untuk menyambut Hari Bhayangkara ke-80. “Bapak Kapolda Irjen Pol Viktor T Sihombing memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang mengalami musibah dan membutuhkan bantuan untuk kembali memiliki rumah yang layak huni,” kata Aditya dalam keterangannya pada Minggu, 21 Juni 2026.

Menurut Aditya, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar perayaan bagi institusi Polri. Lebih dari itu, momen ini dimanfaatkan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas. “Yang dibangun hari ini bukan hanya rumah, tetapi juga harapan bagi keluarga yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran. Semoga bantuan ini dapat membantu mereka kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik dan nyaman bersama keluarga,” jelasnya.

Ia menambahkan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas pokok menjaga keamanan dan ketertiban. Kegiatan sosial seperti ini juga menjadi wujud nyata kepedulian institusi untuk meringankan beban warga. “Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi keluarga penerima bantuan sekaligus memperkuat hubungan baik antara Polri dan masyarakat. Semangat Bhayangkara adalah semangat pengabdian, kepedulian, dan kebersamaan untuk masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bangka Barat, Markus, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kapolda Bangka Belitung. “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing beserta seluruh jajaran Polda Babel dan Polres Bangka Barat atas kepeduliannya kepada masyarakat Bangka Barat. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sedang berupaya bangkit setelah mengalami musibah kebakaran,” kata Markus.

Bagi Markus, program bedah rumah ini menjadi bukti bahwa Polri tidak sekadar hadir sebagai penjaga keamanan dan ketertiban. Institusi kepolisian juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. “Kegiatan seperti ini memberikan dampak yang sangat positif. Kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui program sosial kemasyarakatan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Ini adalah bentuk pengabdian yang nyata dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Dua rumah yang dibangun kembali ini diharapkan dapat menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi para korban. Program bedah rumah ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial yang digelar Polri dalam menyambut hari jadinya yang ke-80. Bantuan pembangunan rumah ini menunjukkan bahwa di balik seragam dan tugas keamanan, ada kepedulian yang nyata terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.

bedah rumahHari BhayangkarakebakaranPolres Bangka Baratbantuanpembangunan kembali

Komentar

Memuat komentar...