Polres Lamongan Tegaskan Peringatan Silat: Tidak Toleransi
Gambar atau konten salah?
Polres Lamongan mengeluarkan peringatan keras kepada anggota perguruan silat di wilayahnya. Peringatan ini disampaikan menjelang serangkaian agenda dan kegiatan yang melibatkan perguruan silat dalam waktu dekat. Polres menegaskan bahwa tidak akan ada toleransi terhadap pelanggaran hukum yang dapat memicu keresahan masyarakat.
Kasi Humas Polres, Ipda M Hamzaid, menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang melakukan provokasi, konvoi liar, perusakan fasilitas umum, pengeroyokan, maupun tindakan lain yang dapat memicu gesekan antar kelompok. Ia menambahkan bahwa tindakan tegas dan terukur akan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Ini adalah peringatan keras bagi seluruh oknum pesilat. Jika ada yang nekat memicu gesekan, melakukan tindakan anarkis, atau merusak ketentraman masyarakat, kami tidak akan ragu melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Hamzaid kepada wartawan, Senin, 15 Juni 2026.
Menurutnya, menjaga situasi keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat bersama-sama menjaga Lamongan tetap aman, damai, dan kondusif.
Hamzaid juga mengimbau seluruh anggota perguruan silat agar menjunjung tinggi nilai persaudaraan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Ia meminta para pesilat menghindari segala bentuk tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
"Pilihannya hanya 2, taat hukum dan aturan atau berhadapan dengan ancaman pidana yang berlaku. Mari tunjukkan bahwa pesilat adalah pelopor keamanan, bukan sumber gangguan kamtibmas. Bersama kita jaga Lamongan tetap aman dan kondusif," tegasnya.
Polres Lamongan juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas agar dapat ditangani sejak dini.
Dengan langkah preventif tersebut, Polres Lamongan berharap seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, termasuk yang melibatkan perguruan silat, dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gesekan maupun tindakan yang melanggar hukum.
Keseluruhan peringatan ini menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat di Lamongan menjadi prioritas utama. Polres menegaskan komitmen untuk menindak tegas pelanggaran dan mengajak semua pihak untuk berkolaborasi menjaga lingkungan tetap aman dan damai.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bediding di Surabaya: Suhu Siang 36°C, Malam 22°C Jawa Timur
Jadikan 93 Sekolah Rakyat Siap Operasi Juli 2026 di Indonesia
Jalan Sehat 1448 Hijriah Surabaya: Masyarakat Berpartisipasi
Megawati Peresmikan Istana Gebang, Soroti Hak Rakyat dan Prabowo
Megawati Kunjungi Istana Gebang dan Patung Bung Karno Blitar
Megawati Serahkan Bibit Pohon Saat Renovasi Istana Gebang
Berita Terbaru
Polres Lamongan Tegaskan Peringatan Silat: Tidak Toleransi
SOCI Summer Camp 2026: Pertemuan Pertama Pemilik Hyundai Santa Fe
Belanda‑Jepang Imbang 2-2 di AT&T Stadium, Taktik Singkat
Indonesia Hadapi Kualifikasi Mobile Legends Asian Games 2026
Antrean Truk Padangbai Terganggu, Lalu Lintas Pulih Cepat
Rekrutmen Lulusan SMA Bea Cukai Mulai Mei 2026 Bersama CPNS
Direktur Nindya Karya Tinjau Sekolah Rakyat Deli Serdang
Komisi XI DPR Setujui Pagu Kemenkeu 2027 Rp49,80 triliun Tahun