Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

Bambang W. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

Gambar atau konten salah?

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto resmi mengajukan satu nama calon Gubernur Bank Indonesia (BI) ke DPR. Nama itu adalah Destry Damayanti, yang kini menjabat sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI. Pengajuan ini dilakukan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Perry Warjiyo, yang mundur pada 25 Juli lalu.

Menanggapi usulan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa Destry bukanlah wajah asing di bank sentral. Ia sudah lama berkecimpung di lingkungan BI, tepatnya sebagai Deputi Gubernur Senior selama lebih dari satu periode. "Ya, baiklah, karena Bu Destry kan sudah menjadi Deputi Gubernur Senior sudah lebih dari satu periode," kata Airlangga di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (10 Agustus 2026).

Airlangga juga menilai Destry memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan pemerintah. Kombinasi pengalaman panjang dan relasi yang solid dengan eksekutif membuatnya layak memimpin bank sentral. Ia berharap proses pencalonan tunggal ini berjalan lancar dan DPR segera memberikan persetujuan.

Saat ditanya apakah ada kandidat lain yang layak, Airlangga menjawab tegas. Hanya satu nama yang menurutnya cocok untuk posisi puncak di BI. "Selama ini komunikasi baik, sehingga dan sudah ada di dalam. Jadi dengan demikian harapannya dengan satu nama tersebut bisa dipilih oleh DPR," jelasnya.

Soal nama-nama calon Deputi Gubernur Senior dan Deputi Gubernur lainnya yang juga diserahkan ke DPR, Airlangga meminta publik bersabar. Proses pembahasan resmi di parlemen masih berlangsung, dan semua akan diumumkan pada waktunya.

Isu independensi BI juga sempat menjadi sorotan belakangan ini. Airlangga menanggapinya dengan tenang. Menurutnya, memilih kandidat dari internal bank sentral adalah langkah yang tepat untuk menjaga independensi lembaga tersebut. "Ya kan kandidat yang ada sekarang kan juga dari internal BI, jadi tidak merubah, ya," terangnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Surat Presiden berisi usulan calon Gubernur BI telah diserahkan ke pimpinan DPR. Surat itu memuat satu nama untuk posisi Gubernur BI, yaitu Destry Damayanti. Pemerintah juga menyerahkan satu calon Deputi Gubernur Senior dan satu calon Deputi Gubernur untuk menggantikan posisi yang berkurang.

"Hari ini atas petunjuk presiden secara resmi kami diutus dan ditugaskan untuk serahkan beberapa surpres ke DPR. Kami serahkan beberapa surpres, pertama mengenai calon definitif Gubernur BI, beserta calon pengganti Deputi Gubernur Senior dan untuk Deputi Gubernur karena jumlahnya berkurang satu," ujar Prasetyo di Kompleks DPR, Jakarta Pusat, Senin (10 Agustus 2026).

Langkah ini menandai babak baru kepemimpinan di bank sentral. Destry, yang sudah malang melintang di BI, kini menunggu keputusan DPR. Jika disetujui, ia akan menjadi Gubernur BI definitif dan melanjutkan tugas menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan Indonesia. Proses politik di parlemen akan menentukan langkah selanjutnya, dan publik tinggal menunggu hasil pembahasan.

Destry DamayantiGubernur BIDPRAirlangga Hartartoindependensi BIDeputi Gubernur Seniorbank sentral

Komentar

Memuat komentar...