Prabowo Bantah Kabinet Gemuk: Indonesia Sebesar Eropa

Ningsih R. · 2 min baca · 1 jam lalu · 19 dibaca
Bisik.id
Prabowo Bantah Kabinet Gemuk: Indonesia Sebesar Eropa

Gambar atau konten salah?

Presiden Prabowo Subianto angkat bicara soal tudingan bahwa kabinet pemerintahannya terlalu gemuk dan tidak efisien. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 21 Oktober 2026, ia menjelaskan alasan di balik besarnya koalisi yang ia bentuk.

"Koalisi kita besar, benar, karena saya ingin sebanyak mungkin kekuatan bersatu untuk menjalankan perbaikan kehidupan rakyat kita," ujar Prabowo di hadapan para menteri.

Menurutnya, Indonesia bukan negara kecil. Dengan jumlah penduduk hampir 300 juta jiwa dan wilayah seluas benua, dinamika politiknya pun besar. Prabowo ingin semua kekuatan itu menyatu. Bukan terpecah. Ia yakin langkah ini akan membawa dampak positif bagi rakyat.

Ia lalu membandingkan Indonesia dengan Eropa. Eropa terdiri dari puluhan negara. Masing-masing punya pemerintahan sendiri. "Kita dituduh kabinet gemuk, tidak efisien, tapi saudara-saudara, saya ingatkan negara kita hampir 300 juta, negara kita fisiknya sebesar Eropa. Eropa itu 30 negara, 30 kabinet, 30 menteri keuangan, 30 panglima TNI, ada 30 Jaksa Agung, ada 30 Kapolri. Indonesia satu kabinet saudara-saudara, mana yang tidak efisien? Mana yang tidak efisien?" tegasnya.

Prabowo juga mengklaim bahwa kabinetnya yang besar justru terbukti mampu bekerja. Ia menyebut penanganan bencana alam sebagai contoh. "Dan kita mampu kendalikan, ada bencana alam kita hadapi, Sumatera bagian utara kemarin habis-habisan kita turun, gempa bumi, Krakatau, Karhutla kita kompak hadapi, kita tidak puas, kita belajar," katanya.

Pernyataan ini muncul di tengah kritik yang menilai jumlah menteri di kabinet Prabowo terlalu banyak. Namun ia membalikkan argumen itu dengan menunjukkan bahwa satu kabinet besar lebih efisien dibandingkan puluhan kabinet kecil di negara-negara Eropa. Ia menekankan kekompakan sebagai kunci, bukan jumlah kursi di meja rapat.

kabinet gemukkoalisi besarefisiensiperbandingan Eropajumlah pendudukpenanganan bencanakekompakan

Komentar

Memuat komentar...