Pria Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Denpasar, Tak Ada Kekerasan

Putri N. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Pria Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Denpasar, Tak Ada Kekerasan

Gambar atau konten salah?

Seorang pria bernama Novi Arianto (44) ditemukan tidak bernyawa di pinggir Jalan Letda Reta, tepat di depan Gang XXVI, Kelurahan Dangin Puri Kelod, Denpasar. Peristiwa itu terjadi pada Minggu dini hari, 5 Juli 2026. Pria asal Tulungagung, Jawa Timur, itu pertama kali terlihat oleh warga sekitar pukul 00.30 Wita.

Kepolisian Sektor Denpasar Timur mendapat laporan tentang adanya warga yang tergeletak. Petugas segera menuju lokasi. Mereka mengamankan tempat kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara, dan meminta keterangan dari saksi-saksi yang ada.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan proses penanganan. "Tim Inafis Polresta Denpasar bersama ambulans BPBD Kota Denpasar kemudian melakukan identifikasi terhadap korban. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke RSUP Prof Ngoerah untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Saksi bernama Arif Sunardianto (57) menceritakan apa yang dilihatnya. Saat itu ia bersama anaknya, Yoko Arif, sedang menutup warung. Sekitar pukul 00.30 Wita, Arif menoleh ke arah selatan dan melihat seorang pria tergeletak di pinggir jalan. Mereka berdua lalu menghampiri korban. Saat itu, Novi Arianto masih bernapas, tapi sangat lemah. Bersama warga lain, mereka memindahkan korban ke area parkir sebuah toko. Mereka menunggu kedatangan petugas dan ambulans di sana.

Sekitar 10 menit kemudian, polisi dan ambulans BPBD Denpasar tiba. Setelah diperiksa, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Barang-barang yang ditemukan di dekat korban antara lain obat pereda nyeri, satu telepon genggam, dompet, kartu ATM Bank Mandiri, dan uang tunai. Novi Arianto sendiri saat ditemukan mengenakan kaus hitam, celana pendek hitam bercorak putih, dan sandal jepit.

Tim Identifikasi Polresta Denpasar melakukan pemeriksaan awal. Hasilnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Polisi menduga Novi Arianto meninggal karena sakit. Tapi penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi masih berusaha menghubungi keluarga Novi Arianto. Mereka juga berkoordinasi dengan perangkat lingkungan setempat. Tujuannya untuk menelusuri tempat tinggal korban dan mencari tahu keberadaan keluarganya.

Peristiwa ini terjadi di malam hari saat sebagian besar warga sudah beristirahat. Tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian. Upaya menghubungi keluarga korban masih terus dilakukan.

pria meninggalDenpasarditemukan tergeletakidentifikasipenyebab kematiansaksikeluarga korban

Komentar

Memuat komentar...