Program PIP Termin I 2026: Siswa Siap Terima Dana Akun Simpel
Gambar atau konten salah?
Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan keuangan yang disalurkan kepada siswa yang terdaftar sebagai pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP). Pencairan dana dilakukan dalam tiga termin setiap tahun, bukan tiga kali pembayaran. Termin ini dibuat untuk menyesuaikan waktu pencairan dengan proses pendataan dan penetapan penerima.
Termin pertama, yang dikenal sebagai Termin I, berlangsung pada 01 Februari 2026 hingga 01 April 2026. Penerima yang sudah terdaftar di KIP akan menerima dana melalui rekening khusus yang dibuat oleh pemerintah. Meskipun ada tiga termin, setiap siswa hanya menerima satu kali pembayaran per termin.
Untuk memeriksa status pencairan PIP pada termin ini, siswa dapat menggunakan komputer atau HP. Berikut langkah‑langkahnya:
- Buka peramban web seperti Google Chrome, Firefox, atau Opera.
- Masuk ke sistem SIPINTAR Enterprise melalui link resmi.
- Scroll ke bawah hingga menemukan kotak Cari Penerima PIP.
- Masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
- Jawab pertanyaan perhitungan yang muncul, lalu klik tombol Cek Penerima PIP.
- Status penerima akan muncul secara otomatis.
Setelah status terkonfirmasi, siswa dapat menyiapkan dokumen berikut untuk menarik dana:
- Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
- Fotokopi KTP orang tua
- Buku tabungan SimPel (rekening Simpel)
Proses penarikan terdiri dari tiga tahap:
- Aktivasi Rekening: Penerima harus mengaktifkan rekening Simpel melalui bank penyalur yang ditunjuk. Tanpa aktivasi, penarikan tidak dapat dilakukan.
- Penarikan Melalui Bank: Siswa yang sudah memiliki rekening Simpel dapat langsung menarik dana melalui teller bank sesuai ketentuan perbankan.
- Penarikan Melalui Kartu Debit: Dana juga dapat ditarik menggunakan kartu debit dari rekening Simpel melalui mesin ATM atau agen Laku Pandai yang bekerja sama dengan perbankan.
Besaran dana PIP berbeda tergantung jenjang pendidikan dan semester. Berikut rincian jumlahnya:
- TK, PAUD: Rp 450.000 per siswa.
- SD, SDLB, Paket A:
- Kelas 1 semester ganjil: Rp 225.000
- Kelas 2–6 semester ganjil: Rp 450.000
- Kelas 1–5 semester genap: Rp 450.000
- Kelas 6 semester genap: Rp 225.000
- SMP, SMPLB, Paket B:
- Kelas 7 semester ganjil: Rp 375.000
- Kelas 8–9 semester ganjil: Rp 750.000
- Kelas 7–8 semester genap: Rp 750.000
- Kelas 9 semester genap: Rp 375.000
- SMA, SMK, SMALB, Paket C:
- Kelas 10 semester ganjil: Rp 900.000
- Kelas 11–12 semester ganjil: Rp 1.800.000
- Kelas 10–11 semester genap: Rp 1.800.000
- Kelas 12 semester genap: Rp 900.000
Dengan mengikuti langkah‑langkah di atas, siswa dapat memastikan bahwa dana PIP termin pertama pada 01 April 2026 sudah diterima dan dapat ditarik sesuai prosedur. Program ini membantu siswa tetap fokus pada pendidikan tanpa harus mengkhawatirkan biaya hidup sehari‑hari.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BRIN Target Kirim 200 Mahasiswa Doktor ke Luar Negeri
LPDP Ancam Blokir Permanen Pemalsu Sertifikat Bahasa Inggris
BSI Scholarship Pelajar 2026 Dibuka, Incar Siswa Prasejahtera
Rektor ITB Usul Porsi LPDP Dalam Negeri Diperbesar
Depok Buka Beasiswa Rp6,3 Juta per Semester, 200 Kuota
Binus Buka 5 Beasiswa, Biaya Kuliah 100 Persen Gratis
Berita Terbaru
Garuda Indonesia Ubah Sistem Bagasi per 1 September 2026
Marc Marquez Pole di MotoGP Jerman, Bezzecchi Cedera
Warga Malang Mulai Borong Alat Tulis Jauh Sebelum Sekolah
Ledakan Toko Bangunan di Purwakarta, Satu Tewas
Prabowo: 3-4 Tahun Lagi RI Bisa Hasilkan Bensin dari Tanaman
PS Bhayangkara Polda Babel Juara Umum Silat IPSI Cup
Sensus Ekonomi Aceh Capai 50 Persen, Tertinggi Nasional
Bos Robbak Bon Utang Karyawan, Restoran Malah Makin Laris
