PSEL Palembang Siap Beroperasi Desember 2026

Hari W. · 2 min baca · 4 jam lalu · 37 dibaca
Bisik.id
PSEL Palembang Siap Beroperasi Desember 2026

Gambar atau konten salah?

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, menyampaikan bahwa fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Palembang ditargetkan mulai beroperasi pada Desember 2026. Proyek ini diperkirakan mampu menghasilkan listrik yang mencukupi kebutuhan sekitar 12.000 hingga 14.000 rumah tangga.

Pernyataan itu disampaikan Zulhas saat meninjau langsung lokasi PSEL di kawasan Kertapati, Palembang, pada Rabu, 4 November 2026. "Insyaallah Desember ini mudah-mudahan sudah bisa kita resmikan. Bayangkan, sesuatu yang tadinya menjadi masalah besar bagi lingkungan, sekarang bisa diubah menjadi energi listrik yang bermanfaat," ujar Zulhas dalam keterangan tertulis pada Kamis, 5 November 2026.

Hingga Oktober 2026, progres pembangunan fisik PSEL telah mencapai 96 persen. Fasilitas ini dibangun dengan skema Build Own Operate (BOO) di atas lahan seluas 8 hektare. Kapasitasnya dirancang untuk mengolah hingga 1.000 ton sampah setiap hari. Sebagai perbandingan, total sampah yang dihasilkan Kota Palembang setiap harinya mencapai sekitar 1.260.956 ton.

Saat ini, fasilitas tersebut sudah memasuki tahap uji coba operasional atau commissioning. Listrik yang dihasilkan bahkan sudah mulai dialirkan ke jaringan PLN. Menariknya, kapasitas pembangkitan yang awalnya dirancang sebesar 17,7 MW berpotensi meningkat. Pada kondisi puncak, kapasitasnya bisa mencapai 18,6 MW, bahkan hingga 20 MW.

Zulhas menekankan bahwa melalui teknologi waste to energy, sampah yang tadinya menjadi beban bagi lingkungan kini memiliki nilai tambah. Proyek dengan nilai investasi sekitar US$ 160 juta atau hampir Rp3 triliun ini diperkirakan akan menyerap 600 hingga 1.000 tenaga kerja. Jumlah itu termasuk pekerja di sektor hulu proyek.

"Jadi, yang tadinya masalah, sekarang menjadi sesuatu yang positif. Sampah bisa diolah menjadi energi, lingkungan lebih terjaga, dan masyarakat juga mendapatkan manfaat," tutup Zulhas.

Proyek ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mengatasi masalah sampah perkotaan sekaligus menghasilkan energi terbarukan. Dengan kapasitas yang melebihi target awal, PSEL Palembang berpotensi menjadi model bagi kota-kota lain di Indonesia.

PSEL Palembangsampahenergi listrikZulkifli Hasan2026komisioning

Komentar

Memuat komentar...