Puspresnas Rilis Tata Tertib OSN‑K 2026: Kompetisi Awal Juni

Dedi S. · 3 min baca · 1 jam lalu · 38 dibaca
Bisik.id
Puspresnas Rilis Tata Tertib OSN‑K 2026: Kompetisi Awal Juni

Gambar atau konten salah?

Puspresnas Kemendikdasmen telah mengumumkan tata tertib pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional tingkat kabupaten/kota (OSN‑K) 2026. Rangkaian kompetisi akan berlangsung mulai 08 Juni 2026 hingga 19 Juni 2026. Tahapan ujian dimulai di tingkat SD, dilanjutkan SMP, lalu SMA.

Selama beberapa minggu menjelang hari ujian, Puspresnas menyiapkan pedoman yang harus dipatuhi oleh semua peserta. Pedoman ini dibagi menjadi tiga fase: sebelum pelaksanaan, saat pelaksanaan, dan setelah pelaksanaan. Setiap fase memuat kewajiban yang berbeda, mulai dari persiapan administratif hingga perilaku di ruang ujian.

**Sebelum Pelaksanaan**
Peserta diwajibkan melakukan hal‑hal berikut:

  • Memastikan pendaftaran resmi melalui satuan pendidikan masing‑masing.
  • Verifikasi data diri dan bidang lomba sesuai catatan.
  • Memiliki kartu ujian sebelum hari tes.
  • Menjaga kerahasiaan akun dan kata sandi yang digunakan.
  • Berkoordinasi dengan satuan pendidikan untuk menyiapkan perangkat dan jaringan internet yang memadai.
  • Memastikan perangkat dalam kondisi baik dan siap pakai.
  • Ikut sosialisasi, uji coba, technical meeting, dan gladiresik bila diadakan.
  • Login sesuai jadwal yang ditetapkan.
  • Memantau informasi resmi melalui media sosial dan situs web Puspresnas.
  • Segera melaporkan kendala teknis kepada pengawas atau panitia sebelum ujian dimulai.

**Saat Pelaksanaan**
Di hari kompetisi, peserta harus:

  • Melaksanakan ujian secara mandiri, jujur, dan bertanggung jawab.
  • Terlarang bekerja sama, bertukar informasi, atau memberikan bantuan kepada peserta lain.
  • Terlarang menggunakan telepon genggam, kamera, perangkat komunikasi, atau aplikasi yang tidak diizinkan.
  • Menjaga ketenangan dan tidak mengganggu konsentrasi peserta lain.
  • Hanya dapat mengajukan pertanyaan terkait prosedur kepada pengawas tanpa meminta bantuan penyelesaian soal.
  • Mematuhi semua instruksi pengawas dan proktor.
  • Terlarang meninggalkan ruang kompetisi tanpa izin pengawas.

**Setelah Pelaksanaan**
Setelah ujian selesai, peserta diharuskan:

  • Segera menghentikan pekerjaan setelah waktu kompetisi berakhir.
  • Memastikan semua jawaban tersimpan atau terkirim sesuai prosedur.
  • Menunggu instruksi atau izin pengawas sebelum meninggalkan ruangan.
  • Terlarang mendokumentasikan, menyalin, menyebarluaskan, atau membahas isi soal yang bersifat rahasia.
  • Mengisi daftar hadir dan survei pelaksanaan yang disediakan.
  • Menjaga ketertiban dan meninggalkan ruang kompetisi secara tertib.
  • Menangani hasil kompetisi dengan sikap sportif dan menghormati ketentuan panitia.

**Larangan Peserta OSN‑K 2026**
Selama ujian, peserta tidak boleh melakukan:

  • Menyontek atau melihat pekerjaan peserta lain.
  • Memberikan atau menerima bantuan selama kompetisi.
  • Memakai joki atau pihak lain untuk mengerjakan soal.
  • Membocorkan, menyebarluaskan, atau mendokumentasikan soal tanpa izin.
  • Melakukan live streaming pada aplikasi selain live YouTube yang disediakan oleh satuan pendidikan.

**Sanksi Peserta OSN‑K 2026**
Tindak pelanggaran dibagi menjadi tiga tingkat. Berikut rincian sanksinya:

  • Pelanggaran Ringan – contoh: tidak mengenakan seragam sekolah, terlambat hadir tanpa alasan, tidak membawa identitas, tidak mengikuti instruksi, atau mengganggu konsentrasi ringan. Sanksi: teguran lisan, teguran tertulis, atau peringatan pengawas.
  • Pelanggaran Sedang – contoh: berbicara tanpa izin, meninggalkan tempat tanpa izin. Sanksi: peringatan tertulis, pencatatan dalam berita acara, pengurangan hak mengikuti kompetisi, atau pembatalan hasil pada sesi atau bidang yang sedang diikuti.
  • Pelanggaran Berat – contoh: memakai perangkat tidak diperkenankan, plagiasi, menyontek, memberikan sontekan jawaban, manipulasi identitas, mendokumentasikan soal, atau membawa perangkat komunikasi. Sanksi: diskualifikasi langsung, pembatalan seluruh hasil, pencabutan status peserta, dan rekomendasi tindakan lebih lanjut.

Puspresnas menekankan pentingnya kehadiran lebih awal. “Dengan hadir lebih awal, peserta dapat mengikuti proses registrasi, verifikasi identitas, pengarahan dari pengawas, serta memastikan perangkat dan akun yang digunakan berfungsi dengan baik, sehingga pelaksanaan kompetisi dapat berlangsung lancar tanpa kendala,” ujar Puspresnas.

Untuk informasi lengkap, peserta dapat mengunduh Buku Saku Peserta OSN 2026 yang memuat semua ketentuan dan prosedur. Buku ini tersedia di situs resmi Puspresnas.

Dengan mengikuti tata tertib ini, peserta dapat menjaga integritas kompetisi dan memastikan proses ujian berjalan adil serta teratur. Semua pihak diharapkan mematuhi aturan yang telah ditetapkan untuk menjaga kualitas dan reputasi Olimpiade Sains Nasional.

Komentar

Memuat komentar...