Rachmat Gobel, Anggota DPR RI, Meninggal Dunia
Gambar atau konten salah?
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari daerah pemilihan Provinsi Gorontalo, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Jumat pagi. Ia mengembuskan napas terakhirnya di sebuah rumah sakit di Jakarta. Kabar duka ini menyebar cepat dan langsung menuai ungkapan belasungkawa dari berbagai kalangan, terutama di tanah kelahirannya.
Marten A. Taha, mantan Wali Kota Gorontalo, mengaku terkejut mendengar berita tersebut. "Iya, awalnya saya hampir tidak percaya. Saya merasa kehilangan. Jadi, sebagai masyarakat Gorontalo tentunya turut berduka dan kehilangan putra Gorontalo terbaik. Apalagi beliau pernah jadi wakil Ketua DPR RI dan sekarang jadi Anggota DPR RI dapil Gorontalo," ujarnya saat dikonfirmasi.
Kepergian Rachmat Gobel juga dibenarkan oleh Alyun Hippy, Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik Partai NasDem Gorontalo. Ia menyampaikan duka cita mendalam dan mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan. "Iya, turut berduka cita Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke rahmatullah H. Rachmat Gobel pada hari Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB, di Jakarta," kata Alyun Hippy.
Rachmat Gobel meninggalkan seorang istri bernama Retno Damayanti dan dua orang anak. "Beliau meninggalkan istri tercinta, Ibu Retno Damayanti, serta dua anak: Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel, beserta cucu-cucu dan keluarga besar tersayang," sebut Alyun. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan almarhum semasa hidupnya. "Kami mohon doa dan dimaafkan segala kekhilafan almarhum semasa hidupnya," tambahnya.
Jenazah Rachmat Gobel rencananya akan disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka yang berlokasi di Jalan Supomo Nomor 55A, Jakarta Selatan. Setelah itu, prosesi pemakaman akan dilaksanakan di Gorontalo. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal pemakaman akan menyusul kemudian.
Rachmat Gobel lahir di Gorontalo pada 03 September 1962. Ia bukan hanya seorang politikus, tetapi juga dikenal sebagai pengusaha sukses. Ia lahir dari keluarga pebisnis. Almarhum merupakan anak kelima dari pasangan Drs H Thayeb Mohammad Gobel dan Annie Nento Gobel.
Karier politiknya cukup mentereng. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada periode 2014-2015. Sebelum meninggal, ia menjabat sebagai anggota DPR RI dari Partai NasDem.
Sejak kecil, Rachmat Gobel dididik untuk menjadi pewaris dan pemimpin perusahaan Kelompok Usaha Gobel yang didirikan oleh orangtuanya. Ia menjalani berbagai posisi di perusahaan tersebut, mulai dari tukang sapu pabrik saat masih duduk di bangku SMP, hingga akhirnya menduduki posisi manajerial.
Pendidikan tingginya ditempuh di Jepang. Ia meraih gelar sarjana jurusan Perdagangan Internasional di Chuo University, Tokyo, pada usia 24 tahun. Setelah lulus, ia mengikuti praktik kerja di Matsushita Group, yang berlokasi dekat Kota Osaka, Jepang. Pada tahun 1989, ia kembali ke Jakarta dan bergabung dengan Kelompok Usaha Gobel. Ia kemudian menjadi Asisten Presiden Direktur di PT National Gobel, yang kini dikenal dengan nama PT Panasonic Manufacturing Indonesia.
Rachmat Gobel adalah figur yang dikenal luas di Gorontalo, baik sebagai politisi senior maupun pengusaha. Perjalanan kariernya dari tukang sapu pabrik hingga menjadi menteri dan anggota DPR mencerminkan pengalaman panjang di dunia bisnis dan politik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Doa Rosario Jumat 10 Juli 2026: Renungkan Peristiwa Sedih
10 Juli: Kemerdekaan Bahama, Energi Global, Matariki
10 Juli 2026 Bertepatan dengan 25 Muharram 1448 H
Kesetiaan Diuji Saat Badai, Bukan Saat Nyaman
Aturan Baru MPLS: Name Tag Sederhana, Tak Perlu Atribut Berlebihan
BLT Kesra Rp 900 Ribu Belum Pasti Cair Juli 2026
Berita Terbaru
Gibran Tinjau Pasar Induk Banyuwangi Rp152 Miliar
WHO Peringatkan Kasus Kanker Bisa Tembus 35 Juta pada 2050
Pemerintah Wajibkan Campuran Etanol di Bensin Mulai 2027
Prancis Pastikan Tiket Semifinal Piala Dunia 2026
Prancis Kalahkan Maroko 2-0, Melaju ke Semifinal Piala Dunia
Malaysia Adopsi Sistem QRIS, Pembayaran QR Akan Disatukan
Siswa Garuda Transformasi Tembus 330 Penerimaan di 100 Universitas Top
IHSG Dibuka Hijau, Naik 19 Poin ke 5.931
