Rem Blong, Truk Tronton Tabrak 12 Kendaraan, 2 Tewas

Wulan M. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Rem Blong, Truk Tronton Tabrak 12 Kendaraan, 2 Tewas

Gambar atau konten salah?

Sebuah kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kota Pinang, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Insiden ini melibatkan sebuah truk tronton yang menabrak puluhan warga. Diduga, rem truk tersebut mengalami kegagalan fungsi atau blong. Dua orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 13 lainnya menderita luka-luka.

Pelaksana Sementara (Ps.) Kasubsi Penmas Polres Labuhanbatu Selatan menjelaskan, peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu, 04 Juli 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. Truk tronton yang membawa muatan barang kelontong sedang melaju dari arah Medan menuju Pekanbaru. "Kejadiannya tadi malam sekitar pukul 23.30 WIB. Truk melintas dari arah Medan menuju Pekanbaru," ujarnya pada Minggu, 05 Juli 2026.

Sesampainya di lokasi kejadian, truk tersebut diduga mengalami rem blong. Akibatnya, truk menabrak sejumlah kendaraan yang ada di depannya. "Rem truk blong. Muatannya berupa barang kelontong. Ada sekitar 12 kendaraan yang terlibat, terdiri atas 2 unit mobil, 3 unit becak bermotor, dan 7 unit sepeda motor," ungkapnya.

Peristiwa ini menyebabkan total 15 orang menjadi korban. Dua orang meninggal dunia, sementara 13 orang lainnya mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat. "Satu orang meninggal di tempat kejadian, sedangkan satu orang lainnya meninggal dunia di rumah sakit. Sementara itu, 13 orang lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit," katanya.

Para korban berasal dari berbagai kalangan. Mereka adalah pengguna jalan, pedagang yang berjualan di sekitar lokasi, serta pembeli yang sedang berada di kawasan tersebut. "Korban terdiri atas pedagang sekitar, pembeli, maupun pengguna jalan," ucapnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Tujuannya adalah untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan tersebut.

Kecelakaan ini terjadi di malam hari, sekitar pukul 23.30 WIB. Truk tronton melintas dari arah Medan menuju Pekanbaru. Setibanya di lokasi, rem truk diduga blong sehingga menabrak sejumlah kendaraan di depannya. Total ada sekitar 12 kendaraan yang terlibat, terdiri dari 2 unit mobil, 3 unit becak bermotor, dan 7 unit sepeda motor.

Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 15 orang menjadi korban. Dua orang meninggal dunia, sedangkan 13 orang lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat. "Satu orang meninggal di tempat kejadian, sedangkan satu orang lainnya meninggal dunia di rumah sakit. Sementara itu, 13 orang lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit," katanya.

Ia mengatakan, para korban terdiri atas pengguna jalan, pedagang di sekitar lokasi, serta pembeli yang sedang berada di kawasan tersebut. "Korban terdiri atas pedagang sekitar, pembeli, maupun pengguna jalan," ucapnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya kondisi rem kendaraan, terutama truk besar yang membawa muatan berat. Kegagalan rem pada kendaraan besar di jalan raya bisa berakibat fatal, tidak hanya bagi pengemudi tetapi juga bagi pengguna jalan lain dan masyarakat sekitar. Kejadian di Labuhanbatu Selatan ini menjadi pengingat akan perlunya pemeriksaan rutin kendaraan, khususnya sistem pengereman, sebelum melakukan perjalanan jauh.

kecelakaan beruntunrem blongtruk trontonLabuhanbatu Selatankorban jiwapengguna jalanpenyelidikan polisi

Komentar

Memuat komentar...