Ribuan Buruh Palembang Tegaskan Tuntutan Ketenagakerjaan

Kartika D. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 59 dibaca
Bisik.id
Ribuan Buruh Palembang Tegaskan Tuntutan Ketenagakerjaan

Gambar atau konten salah?

Ribuan buruh menurunkan tongkat dan lencana di depan DPRD Sumatera Selatan, Palembang, pada 01 Mei 2026. Aksi ini menjadi pusat peringatan May Day di kota tersebut, di mana para pekerja menyiapkan tenda dan rambu-rambu di lapangan.

Para demonstran tiba pukul 15.45 WIB menggunakan sepeda motor, mobil, dan bus. Setelah mendarat, mereka berkumpul di tengah lapangan, menunggu konvoi menuju gedung DPRD. Tenda-tenda yang sudah dipasang di sekitar area menjadi tempat berlindung bagi para buruh.

Sebelum menuju DPRD, mereka bersatu di Benteng Kuto Besak (BKB). Dari sana, konvoi melaju dengan pengawalan polisi dan kendaraan komando. Lalu lintas di sekitar menjadi padat, dan kendaraan berjalan lambat karena kepadatan demonstran.

“Kita langsung menuju DPRD Sumsel untuk pusat aksi May Day di Sumsel. Kita tidak jadi ke Kantor Gubernur Sumsel,” ujar Humas Kasbi Sumsel Cerah Buana, Junat. Ia menjelaskan bahwa pusat aksi di DPRD dipilih karena Gubernur Sumsel juga berada di lokasi tersebut.

Para buruh menyiapkan sejumlah tuntutan yang akan disampaikan saat aksi. Berikut daftar utamanya:

  • Disahkannya UU Ketenagakerjaan yang baru.
  • Menuntut HOSTUM (hapus outsourcing tolak upah murah).
  • Reformasi pajak: hapus pajak THR, bonus tahunan, JHT, pensiun, dan pajak-pajak lain yang dikenakan pada buruh.
  • Pembentukan dewan pengupahan di semua kabupaten/kota Sumsel.
  • Pembayaran hak-hak PHK bagi pekerja yang diberhentikan.
  • Penuntasan seluruh kasus pelanggaran hak normatif pekerja yang belum terselesaikan di Sumsel.
  • Sanksi tegas dari pegawai pengawas ketenagakerjaan dan penyidik PNS Disnakertrans Sumsel terhadap oknum pengusaha yang melanggar hak normatif.
  • Penghentian atau pencopotan jabatan pejabat Disnakertrans Sumsel yang tidak menjalankan tugasnya sesuai hukum.

Demonstran berharap pemerintah dapat mendengarkan dan menindaklanjuti tuntutan tersebut. Aksi ini menegaskan keinginan buruh untuk mendapatkan perlindungan hukum dan hak-hak yang layak.

Dengan ribuan peserta dan tuntutan yang jelas, aksi May Day di Palembang menandai upaya kolektif buruh Sumatera Selatan untuk memperjuangkan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih adil dan transparan.

May DayDPRD Sumatera Selatanburuhtuntutan ketenagakerjaanHOSTUMReformasi pajakDisnakertrans Sumseldewan pengupahan

Komentar

Memuat komentar...