Rivalitas Inggris vs Argentina: Empat Duel Ikonik
Gambar atau konten salah?
Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 mempertemukan dua raksasa sepak bola: Inggris dan Argentina. Laga ini akan berlangsung di Atlanta Stadium pada Kamis, 16 Juli 2026, pukul 02.00 WIB. Rivalitas kedua tim sudah berlangsung puluhan tahun, dan pertemuan kali ini dipastikan akan menyajikan drama tersendiri.
Secara keseluruhan, Inggris dan Argentina sudah bertemu sebanyak 14 kali. Dari jumlah tersebut, Inggris unggul dengan enam kemenangan, sementara Argentina hanya menang tiga kali. Namun, jika hanya melihat pertemuan di Piala Dunia, catatannya sedikit berbeda. Dari lima kali bentrok di turnamen paling bergengsi ini, Inggris masih unggul dengan tiga kemenangan dan dua kekalahan.
Ada beberapa duel ikonik yang mewarnai sejarah pertemuan kedua negara. Berikut empat di antaranya yang paling membekas.
Perempat Final Piala Dunia 1966
Pertemuan pertama yang legendaris terjadi di Stadion Wembley pada 23 Juli 1966. Inggris menang tipis 1-0 atas Argentina berkat gol Geoffrey Hurst. Namun, kemenangan itu bukanlah cerita utamanya. Pertandingan berlangsung panas setelah kapten Argentina, Antonio Rattin, mendapat kartu merah karena dianggap melakukan kekerasan verbal.
Rattin tidak terima. Ia meremas bendera sudut lapangan yang bercorak Union Jack. Alih-alih meninggalkan lapangan, ia justru duduk di karpet merah milik Ratu Elizabeth II. Manajer Inggris saat itu, Alf Ramsey, kemudian menyebut pemain Argentina sebagai 'binatang'. Hinaan itu tidak pernah dimaafkan oleh Argentina hingga kini.
Perempat Final Piala Dunia 1986
Dua puluh tahun kemudian, giliran Argentina yang menang. Pada 25 Juni 1986, di Estadio Azteca, Meksiko, Argentina mengalahkan Inggris 2-1. Dua gol Argentina dicetak oleh Diego Armando Maradona pada menit ke-51 dan ke-56.
Gol pertama Maradona menjadi kontroversi terbesar dalam sejarah Piala Dunia. Ia mencetak gol dengan tinjunya, alias menggunakan tangan. Momen itu kemudian dikenal sebagai gol 'Tangan Tuhan'. Gol kedua Maradona, yang melewati enam pemain Inggris, justru dianggap sebagai gol terindah abad ini.
Babak 16 Besar Piala Dunia 1998
Pada 1998, Inggris dan Argentina kembali bertemu, kali ini di babak 16 besar. Pertandingan berlangsung sengit dan harus ditentukan lewat adu penalti setelah skor imbang 2-2 selama 120 menit.
Semua gol terjadi di babak pertama. Gabriel Batistuta dan Javier Zanetti mencetak gol untuk Argentina. Inggris membalas lewat Alan Shearer dan Michael Owen. Momen kunci terjadi ketika David Beckham menendang Diego Simeone dan mendapat kartu merah pada menit ke-47. Inggris akhirnya kalah adu penalti dengan skor 4-3.
Fase Grup Piala Dunia 2002
Di Piala Dunia 2002, Inggris bertemu Argentina di fase grup. Pertandingan berlangsung di Sapporo Dome, Jepang, pada 7 Juni 2002. Inggris menang 1-0 berkat gol penalti David Beckham.
Penalti itu terjadi setelah Michael Owen dilanggar oleh Mauricio Pochettino. Argentina protes keras, menganggap Owen melakukan diving. Namun, wasit tetap menunjuk titik putih. Bagi Beckham, gol ini menjadi balas dendam manis atas kartu merah yang ia terima empat tahun sebelumnya.
Rivalitas Inggris vs Argentina bukan sekadar soal sepak bola. Ada unsur sejarah, politik, dan emosi yang mewarnai setiap pertemuan. Mulai dari insiden kartu merah Rattin, gol tangan Tuhan Maradona, hingga drama Beckham. Pertemuan di semifinal Piala Dunia 2026 ini akan menjadi babak baru dalam rivalitas panjang tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
