Rodri Akui Salah Rayakan Gagalnya Bernardo Silva

Fajar H. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Rodri Akui Salah Rayakan Gagalnya Bernardo Silva

Gambar atau konten salah?

Sebuah insiden menarik terjadi dalam laga Portugal melawan Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Gelandang Spanyol, Rodri, mengakui kesalahannya setelah merayakan kegagalan Bernardo Silva mencetak gol. Pertandingan yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Texas, pada Selasa, 07 Juli 2026 dini hari WIB itu berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Spanyol.

Gol tunggal Mikel Merino sudah cukup membawa La Furia Roja melaju ke babak selanjutnya. Namun, drama justru terjadi di menit-menit akhir pertandingan. Tepatnya pada menit ke-90+6, Portugal mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Bola sundulan Bernardo Silva yang memanfaatkan umpan silang Francisco Conceicao melambung di atas gawang Spanyol. Saat itulah Rodri, yang berdiri tidak jauh dari Bernardo, langsung merayakan kegagalan tersebut. Reaksi Bernardo Silva pun spontan. Ia marah besar dan menunjukkan kemarahannya langsung kepada Rodri. Untungnya, Unai Simon dan Aymeric Laporte segera melerai keduanya sebelum situasi semakin memanas.

Rodri kemudian buka suara. Ia mengakui bahwa tindakannya itu salah. Gelandang yang juga merupakan rekan setim Bernardo Silva di Manchester City selama enam musim itu langsung meminta maaf. "Tentang Bernardo, saya kira saya sudah mengatakan ini sebelumnya, saya melakukan kesalahan karena saya merayakan ketika dia melewatkan peluang," ujar Rodri seperti dikutip dari Mirror. "Saya langsung minta maaf kepadanya. Tapi ya sudah selesai di sana karena kepercayaan yang kami miliki," katanya menambahkan.

Insiden ini sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial. Sebuah unggahan dari akun @MarioNawfal di platform X (sebelumnya Twitter) menyoroti momen tersebut. Unggahan itu mengingatkan bahwa Rodri dan Bernardo Silva adalah saudara seperjuangan di City selama enam musim. Mereka bersama-sama meraih gelar juara Liga Champions dan treble winner. Namun, di Piala Dunia, semuanya berbeda. Loyalitas terhadap tim nasional masing-masing menjadi prioritas utama.

Meski sempat terjadi ketegangan, hubungan Rodri dan Bernardo Silva tampaknya sudah kembali baik. Keduanya memiliki ikatan yang kuat sebagai mantan rekan setim. Kepercayaan yang sudah terbangun selama bertahun-tahun membuat insiden ini tidak berlarut-larut. Pertandingan sepak bola memang seringkali memicu emosi yang meluap-luap, terutama di ajan sebesar Piala Dunia. Namun, profesionalisme dan rasa saling menghormati antar pemain biasanya mampu meredakan situasi.

RodriBernardo SilvaPiala Dunia 2026Portugal vs Spanyolinsidenpermintaan maafpersahabatan

Komentar

Memuat komentar...