Diskon Tiket Liburan Lampaui Target, 1,3 Juta Penumpang Kereta

Fajar H. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Diskon Tiket Liburan Lampaui Target, 1,3 Juta Penumpang Kereta

Gambar atau konten salah?

Pemerintah meluncurkan berbagai insentif dan diskon transportasi bertepatan dengan masa libur sekolah. Kebijakan ini mencakup potongan harga tiket kereta api, pengurangan tarif dasar kapal Pelni, pembebasan biaya jasa kepelabuhanan ASDP, serta subsidi Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi. Haryo Limanseto, Juru Bicara Kementerian Koordinator Perekonomian, menjelaskan bahwa semua insentif itu dihadirkan agar masyarakat lebih terdorong bepergian selama liburan. Dengan begitu, perekonomian di daerah tujuan wisata bisa ikut bergerak.

Diskon tiket kereta api diberikan sebesar hingga 30%. Program ini berlangsung mulai 20 June 2026 dan berakhir pada 05 July 2026. Haryo menyebutkan realisasi kebijakan ini cukup optimal. Tercatat sebanyak 1.303.191 penumpang telah memanfaatkan diskon tersebut. Angka itu mencapai 110% dari target awal yang sebesar 1.174.624 penumpang. Dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah pengguna melonjak 13%. Pada tahun 2025, realisasi penumpang kereta tercatat sebanyak 1.152.581 orang.

Anggaran yang terserap untuk diskon tiket kereta mencapai Rp 90,9 miliar. Diskon ini mencakup 150 perjalanan kereta api reguler dan 26 perjalanan kereta api tambahan. Semua layanan kereta api ekonomi non-penugasan (non-PSO/nonperintis) mendapatkan potongan harga tersebut.

Untuk transportasi penyeberangan, insentif berupa pembebasan 100% tarif jasa kepelabuhanan. Potongan itu setara sekitar 21,11% dari total harga tiket penyeberangan. Hingga 05 July 2026, jumlah penumpang yang memanfaatkan insentif ini mencapai 1.125.088 orang. Angka tersebut setara 93,25% dari target sebanyak 1.206.585 penumpang. Dari total itu, 959.880 penumpang bepergian menggunakan kendaraan (360.141 unit), sementara 165.208 penumpang lainnya adalah pejalan kaki. Insentif ini diberikan kepada penumpang pejalan kaki, pengguna kendaraan roda dua (Golongan II), serta kendaraan pribadi Golongan IVA. Layanan berlaku di 14 pelabuhan penyeberangan dengan 7 lintasan yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry.

Program diskon tarif dasar kapal Pelni masih berlangsung hingga 15 August 2026. Per 06 July 2026, sudah 481.503 penumpang yang memanfaatkan insentif ini. Angka itu sekitar 69% dari target sebanyak 693.690 penumpang. Realisasi anggaran untuk program ini saat ini mencapai Rp 46,9 miliar. Haryo mengatakan periode pelaksanaan diskon Pelni lebih panjang dibanding program transportasi lainnya. Karena itu, ia memperkirakan jumlah peminat akan terus bertambah hingga batas akhir pemberian insentif.

Adapun insentif untuk penyeberangan dan subsidi PPN DTP tiket pesawat ekonomi domestik sudah berakhir pada hari Minggu, 05 July 2026. Haryo menambahkan bahwa secara keseluruhan realisasi program berjalan baik dan penyerapan oleh masyarakat cukup optimal. “Ini menunjukkan bahwa stimulus mampu memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Selasa, 07 July 2026.

Dari data yang disampaikan, dua dari empat program insentif sudah mencapai target atau bahkan melampauinya. Diskon tiket kereta melampaui target 110%, sementara insentif penyeberangan mendekati target di 93,25%. Program Pelni masih berjalan dan diperkirakan akan terus meningkat. Kebijakan ini pada dasarnya dirancang untuk mendorong mobilitas masyarakat selama libur sekolah, sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai daerah tujuan perjalanan. Tidak semua program berakhir bersamaan—diskon Pelni masih tersedia hingga pertengahan Agustus 2026.

insentif transportasidiskon tiketlibur sekolahsubsidi PPN DTPkereta apiPelnipenyeberangan

Komentar

Memuat komentar...